Insiden Tewasnya Pekerja Program KOTAKU Lidik Polres

Hukum  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 15:41:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Insiden Tewasnya Pekerja Program KOTAKU Lidik Polres

Korban saat dievakuasi/Ist

RMOLBengkulu. Tewasnya satu orang pekerja instalasi IPAL Komunal Program KOTAKU akibat tertimbun tanah longsor galian pipa di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Curup Selatan ditangani Polres Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kapolsek Curup, Iptu Untoro usai melakukan olah TKP mengatakan, dalam insiden tersebut pihaknya akan melakukan penyelidikan ada tidaknya keteledoran dalam proyek tersebut sehingga memakan korban jiwa.

"Kita melakukan cek TKP, untuk selanjutnya akan kita serahkan ke Polres Rejang Lebong untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Untoro dikonfirmasi awak media, Selasa (14/1).

Berdasarkan hasil pengamatan pihaknya, keamanan proses pengerjaan penggalian tanah untuk instalasi pipa IPAL tersebut tidak standar, lantaran kondisi lubang yang sempit dan dalam tidak disertai dengan keamanan yang memadai.

Dimana, diatas lobang galian tanah tersebut hanya di halangi oleh papan, sedangkan tanah tersebut kondisinya basah, sehingga papan tersebut tidak mampu menahan berat dari tumpukan tanah yang kemudian longsor dan menimbun korban yang tengah menggali.

"Lobangnya cukup sempit dan dalam, penahannya hanya kayu-kayu, tidak ada pengamanan yang standarlah, SOP nya kurang bagus," bebernya.

Kronologis kejadian sendiri, diterangkan Untoro saat para pekerja yang berjumlah 11 orang tengah menggali lobang sedalam 3 hingga 5 meter dititik tersebut, saat itu korban Erwandi alias Wen (48) tengah menggali sedangkan satu rekannya menarik material tanah dari sisi atas lobang.

Namun tanpa disadari, sekira pukul 09.30 WIB tumpukan tanah dari galian tersebut justru longsor dan korban tidak sempat menghindar.

Proses evakuasi sendiri berlangsung selama satu jam, hingga korban berhasil dikeluarkan dan langsung dibawa ke RSUD Curup untuk mendapatkan perawatan, namun nyawa korban tidak tertolong. [tmc]

Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00