Dikabarkan Lari Ke Singapura, Ini Profil Harun Masiku

Hukum  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 09:24:00 WIB | OLEH: REDAKSI

Dikabarkan Lari Ke Singapura, Ini Profil Harun Masiku

Harun Masiku/Net

RMOLBengkulu. Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membenarkan politisi PDIP, Harun Masiku yang menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah pergi ke luar negeri.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membenarkan politisi PDIP, Harun Masiku yang menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah pergi ke luar negeri.

Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang mengatakan, pihaknya mencatat atas nama Harun Masiku telah keluar dari Indonesia pada Senin kemarin (6/1).

"Iya tercatat keluar Indonesia tanggal 6 Januari 2020 sekitar jam 11 siang," ucap Arvin Gumilang seperti dilaporkan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/1).

Harun, lanjutnya, pergi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju ke Singapura dan belum kembali ke Indonesia hingga saat ini.

Diketahui, satu tersangka di balik kasus suap yang menjerat Komosioner KPU, Wahyu Setiawan, hingga kini masih tidak jelas keberadaannya alias buron.

Dia adalah Harun Masiku, (mantan) calon anggota legislatif PDI Perjuangan di Dapil Sumatera Selatan I.

Harun nekat berusaha memberi suap kepada Wahyu untuk duduk di DPR RI lewat mekanisme pergantian antar waktu (PAW) menggantikan rekannya, Riezky Aprilia.

Riezky Aprilia ditetapkan KPU sebagai anggota DPR RI karena mendapatkan suara terbanyak di daerah pemilihan Sumatera Selatan I. Ia yang dalam daftar berada di nomor urut 3 memperoleh 44.402 suara.

Setelah itu, suara terbanyak berikutnya diperoleh Darmadi Djufri (26.103 suara), Diah Okta Sari (13.310 suara), Doddy Julianto Siahaan (19.776 suara), Harun Masiku (5.878 suara), Sri Suharti (5.699 suara), dan Irwan Tongari (4.240 suara).

Adapun caleg nomor 1 Nazaruddin Kiemas yang lebih dahulu meninggal dunia sebelum Pemilu 2019 tidak mendapatkan suara.

Harun Masiku pernah menjadi calon anggota legislatif dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014. Kala itu dia gagal lolos ke Parlemen.

Harun lahir di Jakarta pada 21 Maret 1971. Tetapi, dia besar dan mengahabiskan masa pendidikannya di Bone, Sulawesi Selatan.

Harun menempuh pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin, Makassar dan kemudian dilanjutkan di University of Warwick, Inggris.

Dia juga tercatat sebagai aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia. [tmc]




Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00