Sebelum Tertimbun Longsor, Rekan Korban Sempat Teriak 'Lari'

Daerah  JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 18:32:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Sebelum Tertimbun Longsor, Rekan Korban Sempat Teriak 'Lari'

TKP korban tertimbun longsor/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dua warga Sukau Rajo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, tertimbun tanah longsor saat bergotong royong mengambil tanah timbun di sebuah lereng di Desa Embong Kecamatan Uram Jaya, Jum'at (20/12) sore sekitar pukul 14.00 WIB.

Menggunakan mobil pick up dengan nomor polisi BD 9115 HZ warna biru berangkat menuju ke lokasi kejadian.

Selanjutnya sekira pukul 14.40 WIB, korban bersama empat orang pekerja sedang mengambil tanah timbunan untuk dimuat ke dalam mobil angkutan tersebut.

Hanya saja, karena lokasi penggalian bertebing dan labil, mengakibatkan material longsor jatuh dan menimbun dua warga yang tepat berada di bawah lereng tersebut.

Kedua warga yang menjadi korban longsoran tanah tebing perbukitan ini adalah Almarsir (52) yang dilaporkan meninggal dunia, kemudian Topan (50) berhasil selamat namun mendapatkan luka cukup parah.

Kapolsek Lebong Utara, Iptu Firmansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Amir mengatakan, saat kejadian longsor, tetangga korban Edward Erlando (39) yang juga seorang saksi sempat memberi instruksi agar kedua korban meninggalkan lokasi.

"Saksi melihat tanah longsor dari atas sebanyak 2 kali, saksi sempat teriak lari dari lokasi penggalian. Namun karena kejadian begitu cepat, korban tidak sempat untuk lari meninggalkan lokasi," jelas Amir sapaan akrabnya.

Dalam peristiwa ini, lanjunya, Almarsir meninggal dunia lantaran tertimbun tanah dengan posisi tengkurap dan mengalami luka parah di bagian dada akibat terbentur benda tajam.

Sedangkan, Topan berhasil selamat lantaran sempat lari. Walaupun demikian, Topan mengalami patah di bagian kaki akibat tertimbun material longsor setengah badan.

"Dua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Muara Aman. Namun, satu nyawa korban tidak terselamatkan. Saat ini korban telah dibawa ke rumah duka," demikian Amir. [tmc]

Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00