Prosesi Adat Iringi Launching Pilkada Rejang Lebong 2020

Daerah  RABU, 18 DESEMBER 2019 , 18:38:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Prosesi Adat Iringi Launching Pilkada Rejang Lebong 2020

Prosesi pancung tebu tanda Launching Pilkada 2020/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong memilih prosesi adat suku Rejang dalam kegiatan Launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 nanti.

Dimulai dari penyambutan tamu dengan kapur sirih, pertunjukan Tari Kejei, penabuhan genderang hingga pemotongan tebu atau pancung tebu menandai proses tahapan pesta demokrasi dimulai.

"KPU Rejang Lebong melakukan Launching Pilkada dengan melaksanakan prosesi adat yang melibatkan pihak BMA, yang maknanya bahwa izin pamit kepada seluruh masyarakat Rejang Lebong, bahwa kita siap melaksanakan Pilkada serentak 2020," kata Ketua KPU Rejang Lebong, Restu Wibowo dalam sambutannya, Rabu (18/12).

Dia mengatakan Launching Pilkada secara nasional sudah dilakukan sejak 23 September 2019 lalu, namun KPU Rejang Lebong baru melaksanakannya, meski demikian tahapan Pilkada sudah mereka lakukan.

"Setelah dilakukan penandatangan dana hibah, sejumlah tahapan kegiatan sudah dilakukan, selanjutnya KPU akan melakukan perekrutan PPK dan PPS sebagai penyelenggara Adhoc, sosialisasi regulasi maupun peraturan Pemilu serta pemutakhiran data pemilih," imbuhnya.

Dalam Launcing tersebut, KPU Rejang Lebong juga mengenalkan maskot Pilkada 2020, yani Si Kibut yang merupakan bunga Kibut dengan nama latin Amorphophallus Titanum, dimana tanaman langka itu turut menjadi ikon Rejang Lebong.

Dirinya berharap, Pilkada serentak 2020 nanti dapat berjalan sesuai tahapan dan akan menghasilkan pemimpin yang jujur, amanah sesuai keinginan dan harapan masyarakat.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Siti Baroroh yang turut hadir menyampaikan apresasiasinya kegiatan Launching secara adat, menurutnya hal itu sebagai bentuk upaya pelestarian budaya.

"KPU Rejang Lebong ini merupakan Launching yang kelima dari 8 kabupaten di Bengkulu, polanya cukup beragam dan kelima ini kental dengan nuansa adat istiadat, saya mengapreasi hal tersebut," ujarnya.

Disisi lain Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang turut menggunakan prosesi adat, dirinya berharap dalam pelaksanaan Pilkada nantinya berjalan sesuai harapan.

"Saya apresiasi sekali, karena kenapa seperti ungkapan, adat bersanding sara', dan sara' bersandingkan kitabullah, artinya sakral, dengan kesakralan adat ini mudah-mudahan akan aman, damai dan sukses," sampainya. [ogi]

Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00