Program RPJMD Lima Tahunan Harus Dipertanggungjawabkan

Daerah  RABU, 11 DESEMBER 2019 , 18:25:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Program RPJMD Lima Tahunan Harus Dipertanggungjawabkan

Asman Mai Dolan/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pencapaian program pembangunan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) lima tahunan Bupati Lebong, Rosjonsyah dan Wakil Bupati Lebong, Wawan Fernandez dinilai harus dipertanggungjawabkan.

Hal itu sebagaimana ditegaskan Anggota DPRD Lebong, Asman Mai Dolan dibincangi RMOLBengkulu, belum lama ini.

Sebab, berhasil tidaknya pemerintah Rosjonsyah dan Wawan Fernandez saat memimpin dan membangun Kabupaten Lebong, ditentukan pencapaian RPJMD tersebut.

"Jadi harus dipertanggungjawabkan. Karena RPJMD adalah sebuah produk hukum," ujarnya.

Menurut dia, jika sampai akhir masa jabatan bupati ternyata RPJMD tidak tercapai, konsekuensinya akan dipertanyakan masyarakat. Ketidakberhasilan itu, merugikan bupati sendiri. Kegagalannya bisa menurunkan kepercayaan masyarakat, termasuk menghambat jika bupati mencalonkan diri pada Pilkada 2020 mendatang.

"Jadi, berhasil tidaknya bupati membangun Lebong, tergantung pencapaian RPJMD," tambah Dolan.

Dia mengaku, ada 16 program prioritas Pemkab Lebong dalam lima tahun terakhir ini. Tentu, satu persatu program tersebut tingkat pencapaiannya harus diukur secara profesional.

"Jadi, dari 16 program itu bisa dilihat. Mana yang tercapai dan tidak," pungkasnya.

Terpisah, Kabag Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Lebong, Joni Prawinata mengaku, tim akademis asal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu (UNIB) sudah turun melakukan kajian sejak tanggal 19 Agustus lalu.

Bahkan, kajian ilmiah itu akan berakhir tanggal 16 Desember mendatang. "Sudah mulai. Rapat sinkronisasi indikator penilaian dan Bappeda terhadap dokumen RPJMD sudah kita gelar," ujarnya.

Dia mengutarakan, bahwa hasil kajian tiap program OPD itu ditargetkan sudah dikeluarkan pada tanggal 25 Desember 2019 mendatang. "Proses kajian oleh tim ahli akademisi sudah berjalan dan kami rutin melakukan evaluasi tiap pekan. Hasilnya, diharapkan selesai 25 Desember," demikian Joni.

Adapun 16 program unggulan Kepala Daeeah Lebong, yakni:

1. Lebong Bebas Buta Huruf Hijaiyah

2. Lebong Bebas Drop Out Pendidikan Dasar dan Pengembangan Sekolah Unggulan

3. Lebong memberi beasiswa 150 Sarjana Berprestasi

4. Lebong Beprestasi Olahraga

5. Lebong Sehat (Bebas Gizi Buruk, Jemput Sakit Pulang Sehat)

6. Lebong Berhotmix dan Bebas Banjir

7. Lebong Bebas Krisis Air Bersih

8. Lebong Terang

9. Lebong Pemerintahan Berbasis IT

10. Lebong Pusat Budaya dan Bestinasi Wisata

11.  Lebong Bebas Rumah Tidak Layak Huni

12. Lebong Lumbungan Pangan dan Energi

13. Lebong Akan Melakukan Cetak Sawah Baru 2.500 Ha

14. Lebong Memiliki 100 UKM dan IKM Produktig

15. Lebong Panen dan Tanam 2 dan 3  Kali Setahun

16. Lebong Akan Melakukan Pembentukan BUMD. [tmc]




Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00