Jeruk Gerga Di Rejang Lebong Kantongi Sertifikasi Pangan Segar

Daerah  SABTU, 23 NOVEMBER 2019 , 19:09:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Jeruk Gerga Di Rejang Lebong Kantongi Sertifikasi Pangan Segar

Uji lapangan sertifikasi jeruk Gerga beberapa waktu lalu/ Ist

RMOLBengkulu. Jeruk Rimau Gerga Lebong (RGL) di Kabupaten Rejang Lebong diketahui telah mengantongi sertifikat hasil pangan segar dari UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan (BPMKP)  Provinsi Bengkulu, tak heran jika komoditas tersebut merambah pasar nasional.
Kepala Bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Rejang Lebong, Chairunas mengatakan, jeruk RGL di Kabupaten Rejang Lebong saat ini sudah mengantongi sertifikasi Prima III, yang artinya produk tersebut layak konsumsi dan rendah terhadap residu kimia atau aman terhadap pestisida.

"Sertifikasi Prima III ini didapatkan tahun 2017 lalu dari OKKPD Bengkulu bersama produk pertanian lainnya," kata Chairunas dikonfirmasi RMOLBengkulu, Sabtu (23/11).

Sertifikasi itu didapatkan setelah adanya pengajuan sertifikasi dari kelompok tani pembudidaya jeruk RGL didaerah itu yang difasilitasi Pemkab Rejang Lebong melalui Dinas Ketahanan Pangan.
Dia menjelaskan sertifikat Prima adalah proses pemberian sertifikat sistem budidaya  produk yang dihasilkan setelah melalui pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan serta memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan label produk.

"Ini merupakan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah Rejang Lebong terhadap pengembangan produk-produk pangan segar, dengan sertifikat ini produk tersebut bisa dipasarkan lebih luas," bebernya.

Proses didapatkannya label Prima III itu sendiri tidak mudah, dijelaskan dia, produk atau komoditas pangan yang diajukan sertifikasi akan melalui pemeriksaan yang ketat, mulai dari uji produk, uji lapangan hingga uji labor.
Pengujian sendiri dilakukan langsung oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) UPTD BPMKP Provinsi Bengkulu, dimana uji labor sendiri dilakukan di Surabaya.

"Setelah semua tahapan pengujian dinyatakan lolos, baru produk tersebut mendapatkan sertifikasi Prima III, labelnya akan dipasang pada produk yang dipasarkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Tanaman Pangandan Holtikultura, Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Ahmad Safriansyah mengatakan, saat ini terdapat lima kecamatan yang ditetapkan dalam SK Bupati tahun 2018 sebagai kawasan pengembangan jeruk Gerga, yakni Kecamatan Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya, Dindang Dataran, Sindang Kelingi dan Selupu Rejang, itu artinya Pemkab Rejang Lebong cukup serius mengembangan jeruk asal Lebong tersebut. [ogi]


Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00