Defisit, Anggaran Mubazir Perlu Dievaluasi

Daerah  SENIN, 07 OKTOBER 2019 , 07:27:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Defisit, Anggaran Mubazir Perlu Dievaluasi

Rama Chandra/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Transparansi dan akuntabilitas pengelolan APBD Lebong selama ini tidak berjalan. Hal itu yang kemudian membuat peluang terjadinya defisit anggaran terus terjadi.

Seperti yang disampaikan Anggota DPRD Lebong, Rama Chandra, bahwa pemkab harus mengevaluasi proyek atau kegiatan yang telah dikerjakan selama ini melalui APBD Lebong.

Evaluasi diperlukan karena pelaksanaan program diwarnai sejumlah masalah. Misalnya, defisit anggaran yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

"Itu boleh dikatakan mubazir. Seharusnya kegiatan pembangunan itu dilaksanakan dengan perencanaan yang baik dan tepat sasaran, serta memperhatikan skala prioritas," ujarnya, kemarin (3/10).

Baca juga: Wawan: Jangan Asal Bangun

Dia menjelaskan, banyak kegiatan-kegiatan yang sudah dibangun namun belum difungsikan secara optimal. Oleh sebab itu, ia khawatir kegiatan itu dilaksanakan hanya sekedar untuk berorientasi pada proyek saja namun tidak memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

"Kenapa bisa sampai terjadi banyak bangunan itu belum berfungsi secara optimal? Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap proyek atau kegiatan yang telah dikerjakan," tambah dia.

Baca juga: LCC Dinilai Mubasir

Mempunyai fungsi budgeting, kata dia, APBD Tahun Anggaran (TA) 2020 harus pro masyarakat. "Kalau tidak salah TA 2020 merupakan terakhir mewujudkan RPJMD pemerintahan periode ini. Insya Allah dewan harus jeli dalam pembahasan anggaran kedepan," demikian Chandra. [tmc]



Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00