Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional

Nusantara  SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 19:07:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional

Pameran GTTG ke 21/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sudah tahu kan kalau Provinsi Bengkulu salah satu daerah penghasil kopi yang berkualitas tinggi. Berbagai jenis kopi yang ditawarkan, mulai dari kopi Robusta, Arabika, dan Liberika.

Ketiga jenis komoditas kopi asal Bumi Rafflesia ini memang memiliki keunikan tersendiri. Aromanya yang khas membuatnya berbeda dengan kopi daerah lainnya.

Bahkan, dua daerah penghasil kopi terbaik komoditas kopi ini adalah Kabupaten Rejang lebong, dan Kepahiang. Menyusul, faktor cuaca dan memiliki dataran yang cukup tinggi membuat kopinya menjadi berkualitas.

Jurnalis RMOLBengkulu, Senin (23/) lalu mengikuti pameran kopi dalam acara Gelar Teknologi Tepat Guna (GTTG) nasional ke-21 yang dipusatkan di Sport Center Kota Bengkulu.

Ada beberapa produk kopi Bengkulu yang dipamerkan, diantaranya Kopi Cempaka, Kopi SLE, Kopi Masterista,  Kopi Konakito, Sayoko Coffee, dan Bencoffe.

Saat itu, suasananya tampak ramai. Masyarakat yang ikut kegiatan tingkat nasional serius menyaksikan beragam atraksi yang disajikan panitia.

Namun, tepat di sebelah kanan arena festival itu ada sebuah stan kecil yang berukuran 3 x 3 meter beratapkan tenda ramai dikerumuni pengunjung.

Ternyata stan kecil itu berisi kopi Robusta asal Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Kopi Robusta yang sudah diolah diberi nama Kopi Gula Pahit.

Penjaga stan bernama Dodi mengungkapkan, bahwa kopi Robusta ini kerap dihadirkan pada acara-acara tertentu, terutama event bertaraf nasional.

"Pada kesempatan GTTG N ke 21 kita diundang langsung oleh pihak Kantor Gubernur Bengkulu untuk mengisi stan kopi di acara gala dinner GTTG N ke 21," kata Dodi Barista asal curup dibincangi RMOLBengkulu.

Sementara itu, Kopi asal Kepahiang juga tidak mau kalah ketinggalan dengan menampilkan komoditas Kopi Rabusta, dan Arabika. Dua kopi yang sudah dikemas ini diberi nama Kopi Cempaka.

Pemilik Kopi Cempaka, Jono mengatakan, bahwa dua jenis kopi ini cukup diminati oleh pengunjung GTTG. Bahkan, keduanya diracik untuk bisa dinikmati para pengunjung.

"Bahannya kita bawa dari Kepahiang lansung, dan untuk pemasaran sendiri kita sudah jual melalui online bahkan sudah tembus ke manca negara juga," ucap Jono.

Diketahui, pemasaran kopi khas asal Bengkulu  ini juga sudah masuk ke dalam beberapa market place ternama baik online maupun offline. Hal itu tentu didorong dengan kualitas, serta pengolahan yang dilakukan secara tradisional, maupun mesin modern.

Tak hanya itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga ikut mendorong pemasaran untuk komuditas kopi yang ada di Provinsi Bengkulu. Seperti halnya  kopi Bengcoolen juga menyita perhatian Pemerintah DKI Jakarta.

Dimana pada saat itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweda bersama Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah merasakan langsung kenikmatan sajian kopi asal Bengkulu ini. [tmc]



Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional

Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional

Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional

Mengenal Kopi Khas Asal Bengkulu Di Pameran Nasional


Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00