Daftar Di Sekolah Diusulkan Lampirkan KIA

Daerah  SENIN, 08 JULI 2019 , 18:54:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Daftar Di Sekolah Diusulkan Lampirkan KIA

Elva Mardiana/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sekolah di wilayah Kabupaten Lebong diharapkan mendorong siswanya mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA).

Bahkan, mulai tahun ajaran baru 2019 para calon maupun siswa-siswi tingkat SD dan SMP diharapkan wajib melampirkan KIA saat melakukan pendaftaran ulang maupun baru mendaftar.

Seperti yang diungkapkan Kadis Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lebong, Elva Mardiana, bahwa pihaknya sudah menyebarkan surat edaran Bupati Lebong dengan nomor: 470/689/Dukpil/2019 tertanggal 12 Mei kepada seluruh Kepala Sekolah jenjang SMP, SD, TK hingga Paud di wilayah Lebong.

Sekaligus akan mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong terkait kepemilikan KIA untuk anak usia 0-16 tahun di Lebong.

"Kita akan berkeliling ke sekolah sosialisasikan, bila perlu langsung diterbitkan disana. Ini sebatas wacana kita kedepan dengan Dikbud," kata Elva, Jum'at (5/7) lalu.

Dia mengatakan, sejauh ini Dukcapil Lebong telah menerbitkan sekitar 5.000 keping KIA dari total 25 ribu anak yang wajib mengantongi KIA.

"KIA berlaku hingga anak sudah wajib berKTP, bahkan anak dari nol tahun sudah bisa mendapatkan KIA. Selain bermanfaat dalam pendidikan, untuk rekreasi akan ada benefit yang bisa didapatkan bagi anak yang memiliki KIA, diantaranya ketika berkunjung ke tempat wisata, kolam renang atau tempat hiburan anak lainnya," sambungnya.

Lebih lanjut, kewajiban KIA untuk mendaftar sekolah untuk mendorong para orang tua agar tidak lupa mengurus akta kelahiran anak.

Sebab, salah satu syarat pembuatan KIA yakni dengan melampirkan akta kelahiran beserta kartu keluarga, KTP ayah dan ibu, dan foto anak bewarna 4x6 sebanyak dua lembar.

Dia berharap, kewajiban tersebut dituangkan bagi sekolah negeri maupun swasta. Bagi para calon siswa yang mendaftarkan diri namun belum memiliki KIA maka diwajibkan terlebih dahulu untuk mengurusnya.

"Sesuai edaran pak Bupati pihak sekolah silahkan mengkoordinir dan penerbitan KIA di sekolah masing-masing. Nanti petugas Dukcapil akan menjemput dan mengambil berkas dokumen KIA," demikian Elva.

Terpisah, Sekretaris Dinas Dikbud Lebong, Baheramsyah menyampaikan, pada prinsipnya mendukung rencana tersebut.

"Jika perlu tertuang dalam bentuk MoU atau berkerjasama. Bahkan, boleh saja jika Dukcapil ingin langsung ke sekolah-sekolah selagi tidak mengganggu aktivitas proses belajar nengajar siswa di sekolah," singkatnya. [tmc]


                   



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00