Kecurangan Pemilu Masif Karena Bangsa Indonesia Terlalu Pemaaf

Politik  MINGGU, 09 JUNI 2019 , 13:42:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Kecurangan Pemilu Masif Karena Bangsa Indonesia Terlalu Pemaaf

Ekonom Senior Rizal Ramli/Net

RMOLBengkulu. Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi telah mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menyusul Pemilu 2019 dinilai banyak pihak sebagai pesta demorkasi yang diwarnai dengan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Seperti yang disampaikan, pakar ekonom senior, Rizal Ramli, bahwa kecurangan TSM yang saat ini terjadi tak lain karena adanya 'pembiaran' kecurangan yang sudah terjadi di Pilpres 2014 silam.

"Tahun 2014 sudah ada kecurangan, tidak dipersoalkan, semua legowo. Tidak ada penalti. Akibatnya 2019, kecurangan melonjak, masif," kata RR, sapaan Rizal Ramli di akun Twitter pribadinya, Minggu (9/6).

Disisi lain, itu bukan perkara yang mengagetkan lantaran menurut RR, karakteristik masyarakat Tanah Air terkesan abai dengan adanya kecurangan pemilu. Padahal, hal itu sangat membahayakan bagi keberlangsungan bangsa.

"Bangsa kita bangsa pemaaf, bahkan cendrung permissive-semua dianggap tidak masalah!," imbuhnya.

Dilihat dari kecenderungan ini, RR pun berceletuk bahwa masyarakat harus mulai mengubah pola pikir legowo agar pelaku kecurangan tak kembali berulah dalam pesta demokrasi ke depan.

"Mungkin bangsa kita harus belajar untuk tidak terlalu permisif?," tandasnya dilansir RMOL.id. [tmc]




Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00