Isu Ketidaknetralan, Kapolri Diminta Klarifikasi

Politik  SENIN, 01 APRIL 2019 , 10:27:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Isu Ketidaknetralan, Kapolri Diminta Klarifikasi

Kapolri Jenderal Tito Karnavian/RMOL

RMOLBengkulu. Pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang mengaku diperintah atasan menggalang dukungan untuk memenangkan paslon 01 Jokowi-Maruf, merupkan puncak gunung es isu ketidaknetralan Polri.

Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade meminta agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan klarifikasi dan investigasi.

"Pak Kapolri harus mengklarifikasi dan menyampaikan hasil investigasi secara terbuka ke publik," kata Andre saat dihubugi, Senin (1/4).

Rakyat Indonesia ingin Polri adalah institusi yang netral. Untuk itu, rakyat akan menunggu klarifikasi resmi dari Kapolri.

Sebab, isu ketidaknetralan ini bisa membuat rakyat hilang simpati dan tidak percaya kepada Polri.

"Polri adalah polisi yang dicintai rakyat, untuk itu Polri harus netral dan tidak boleh berpihak. Jangan sampai indikasi ketidaknetralan ini merusak kepercayaan rakyat terhadap Polri," pungkas Andre. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]



Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

JUM'AT, 02 OKTOBER 2020 , 19:11:00

H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu