Tantangan Baru Eksekusi Gaji ASN Aktif

Daerah  JUM'AT, 04 JANUARI 2019 , 06:57:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Tantangan Baru Eksekusi Gaji ASN Aktif

Rafinala/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemberhentian gaji bagi 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebong yang masih aktif berkerja menjadi tantangan tersendiri bagi Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong.

Tak tanggung - tanggung, kebijakan itu nantinya bakal dikoordinasikan terlebih dahulu dengan kabupaten tetangga termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Wuwun Mirza melalui Kabid Perbendaharaan, Rafinala, mengaku, dirinya sudah menerima surat Pemkab Lebong dengan nomor : 800/070/BKPSDM-3/2018 tentang Pemberhentian Gaji tertanggal 28 Desember 2018 lalu.

"Kami sudah menerima surat tanggal 31 Desember lalu. Dimana gaji 17 ASN Lebong harus diberhentikan per Januari 2019," kata Rafi saat dikonfirmasi RMOLBengkulu, Kamis (3/1) siang.

Keputusan pemberhentian gaji belasan ASN inkrah atau tersandung kasus yang berkekuatan hukum tetap. Sebagaimana menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga lembaga Pemerintah RI, yakni KemenPan-RB, Mendagri dan Kepala BKN.

Bukan tanpa alasan memberhentikan gaji ASN aktif alias masih bekerja adalah sebuah tantangan baru. "Kita masih mau berkoordinasi dulu dengan Pemprov Bengkulu dan Kabupaten tetangga terkait kebijakan ini," demikian Rafi.

Sebelumnya, sebanyak 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebong, resmi diberhentikan gajinya per Januari 2019. Meski begitu, mereka bisa sedikit lega karena bisa kembali berkerja karena tidak dilakukan pemecatan. [ogi]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00