"Mekak Bae" Nyuuss... Leher Istri Dibacok Sang Suami

Hukum  RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:01:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Ilustrasi rekontruksi/ RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Rejang Lebong, Rabu (17/10) menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang, tersangkanya merupakan suami korban Selviana (24) itu sendiri.

Kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 15 September 2018 lalu, yang menyebabkan korban tewas ditangan Jl alias Jamaludin (24) yang tak lain suaminya sendiri dengan cara dibacok.

Dalam adegan pertama bermula saat pelaku pulang dari kebun sekira pukul 18.30 WIB yang kemudian pelaku langsung mandi, usai mandi pelaku langsung menuju kamar yang saat itu terdapat korban yang tengah menyiapkan bajunya.

Hanya saja pelaku enggan menggunakan baju tersebut lantaran belum disetrikan, hingga pelaku menggunakan baju lainnya.

Pada adegan selanjutnya, pelaku menyusul korban ketika itu sedang makan diruang belakang. Pelaku langsung duduk disamping korban, tak lama pelaku menegur istrinya tersebut.

"Saya duduk disampingnya, kemudian saya bilang makan dek tetapi dia menjawab mekak bae (berisik,red) sambil memalingkan muka," beber pelaku saat menjalani rekontruksi.

Pada agedan ke tujuh, pelaku sat itu berdiri mengambil sebilah parang yang ada tergelatak dibelakannya, namun dari kesaksian pelaku, awalnya parang tersebut hendak diletakkan dikamar belakang tempat penyimpanan barang.

Parang yang digenggamnya tersebut sempat terjatuh dan kemudian diambilnya kembali, namun saat bersamaan pelaku langsung menyerang istrinya dengan parang tersebut pada bagian leher dengan membabi buta dari arah belakang.

Pada saat menyerang korban, piring yang berada dimeja makan sempat terjatuh dan terdengar oleh adik korban dan ibu mertua yang saat itu tengah menonton tv diruang berdeda.

Pelaku baru berhenti menyerang korban setelah adik korban berteriak, melihat istrinya tidak berdaya pelaku langsung kabur dari pintu belakang rumah.

Korban yang saat itu sudah tak berdaya langasung dibopoh oleh sang adik menuju keluar rumah, yang kemudian ibu pelaku berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Hanya saja nyawa korban tak terselamatkan meski telah mendapatkan pertolongan medis.

Disisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Nurdianti yang menyaksikan langsung rekontruksi tersebut mengakui jika pihaknya belum mendapatkan motif pembunuhan tersebut. Menurut dia, pihaknya akan melakukan pendalaman motif jika kasus tersebut sudah dilimpahkan ke pihaknya.

"Kalau perbuatan menghilangkan nyawanya sudah ada, penyidik juga sudah bilang pasal yang dikenakan digandeng, Undang-undang KDRT masuk dan tindak pidana umum 338, namun motifnya apa belum tahu, karena dari awal adegan tadi tidak ada ribut-ribut keduanya, nantinya akan kita gali ulang," bebernya. [nat]




Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00