Waspada Penipuan Via Telpon

Uang Warga Curup Timur Rp 22 Juta Digasak

Daerah  RABU, 17 OKTOBER 2018 , 18:34:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Uang Warga Curup Timur Rp 22 Juta Digasak

Mawarni/ RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Mawarni (40) warga Air Meles Atas Kecamatan Curup Timur, Rejang Lebong harus merelakan uang sebesar Rp. 22 juta dari rekening tabungannya setelah menjadi korban penipuan via telpon yang bermodus transaksi sms banking.

Modus penipuan tersebut terjadi pada Rabu, 12 September 2018 lalu, dimana pelaku menghubungi korbannya via telpon dn mengaku sebagai pegawai sebuah bank ternama.

Diceritakan korban, saat itu dirinya menerima telpon dari nomor tak dikenal, pada saat dijawab terdengar suara seorang laki-laki yang mengaku sebagai pegawai bank untuk membantu dirinya agar tidak terkena tarif dari transaksi sms banking.

Dalam percakapan tersebut, pelaku menyampaikan tarif yang dikenakan setiap transaksi sms banking, dimana korban sendiri merupakan pengusaha pangkalan gas, pelaku menyampaikan jika tarif tersebut akan berubah yakni tarif yang dikenakan setiap bulannya sebesar Rp. 150.000 yang akan ditarik dari saldo direkening bank.

"Dia menawarkan, ibu mau ikut cara yang lama atau cara yang baru, dan saya bilang saya tetap ingin seperti cara yang lama, kemudian dia menunjukkan caranya dengan meminta nomor pin atm," kata Mawarni kepada RMOLBengkulu, Rabu (17/10).

Dilanjutkan dia, pelaku meminta dirinya untuk mengirimkan sebuah pesan sms ke suatu nomor, dari sms tersebut terdapat balasan yang isinya diketahui merupakan sebuah nomor PIN rekeningnya, yang kemudian PIN tersebut diberikan kepada pelaku.

Dirinya baru sadar setelah mendapat sms balasan lainnya, yang berisikan "transaksi anda telah sukses", dan saat itu juga dirinya langsung mengecek saldo, benar saja saldo yang tersisa tinggal Rp. 1 juta lebih dari sebelumnya sebanyak Rp. 23 juta.

"Saya sempat telpon kembali, dan bilang bahwa saya kena tipu, namun dia menjawab saldo ibu akan normal lagi, sewaktu saya tanya namanya di jawab namanya Edi dari BRI pusat, tak lama telpon tesebut dimatikan" imbuhnya.

Seketika itu juga, dirinya langaung menuju kantor BRI tempat dirinya menabung untuk mengecek transaksi tersebut, diketahui transkasi dari rekeningnya tersebut benar adanya dan mengarah para suatu nama perusahaan.

"Dari pihak bank mengatakan jika rekening saya dan rekening tempat transaksi audah diblokir, saya sudah koordinasi ke pihak bank itu sudah sebulan namun tidak ada tidak lanjutnya dan tanggal 10 kemarin, pihak bank bilang kalau pengembalian uang itu tidak bisa, karena itu murni kesalahan nasabah," imbuhnya.

Dia mengakui, pada saat tersadar menjadi korbn penipuan dirinya tidak langsung melaporkannya ke pihak kepolisian, karen a berharap kasus itu bisa terselesai dari pihak bank, baru selanjutnya dirinya melalorkannya ke Mapolres Rejang Lebong. [nat]




Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00