Pencairan DD di Tiga Desa Ini Terancam Tertunda

Daerah  SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 19:40:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Pencairan DD di Tiga Desa Ini Terancam Tertunda

RMOL Bengkulu

RMOL. Pada pelaksanaan anggaran Dana Desa (DD) di Kabupaten Rejang Lebong terdapat beberapa desa yang mengalami Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) diatas 30 persen.

Kasi Administrasi Pengelolaan Kekayaan dan Keuangam Desa, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana mengatakan, berdasarkan infrormasi yang pihaknya peroleh dari Pendamping desa terdapat tiga desa yang mengalami SILPA diatas 30 persen.

"Laporan APBDes memnag telah diserahkan semuanya, namun kami belum mengetahui secara paati berapa desa yang mengalami SILPA, namun dari informasi Pendamping ada dua atau tiga desa yang mengalami SILPA diatas 30 persen," beber Bobby kepada RMOL Bengkulu, Selasa (20/2/2018).

Terjadinya SILPA pada beberapa desa tersebut, menurut dia berdasarkan informasi dari Pendamping pula bahwa pada pelaksanaan DD tahap II desa tersebut hanya melaksanakan kegiatan terkait Penghasilan Tetap (Siltap) saja lantaran waktu yang tersedia untuk mengerjakan kegaiatan lain cukup terbatas.

"Sedangkan desa yang lain, mereka mengerjakannya lebih dahulu kegiatan yang direncanakan baru dibayarnya setelah pencairan," terang Bobby.

Berdasarkan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) Republik Indonesia, bagi desa yang mengalami SILPA diatas 30 persen terlebih dahulu harus menyelesaikan SILPA tersebut sebelum mencairakan anggaran DD 2018, SILPA tersebut harus dituangkan dalam APBDes 2018.

Jika SILPA itu selesai dilaksanakan maka DD tahun 2018 dapat dicairkan, namun untuk membuktikannya bahwa SILPA itu selesai dilaksanakan harus mendapatkan rekomendasi dari pihak Inspektorat Daerah.

"Hasil pelaksanaan dari Silpa nanti harus berdasarkan hasil pemeriksaan dari APIP Inspektorat dahulu, bahwa benar Silpa yang lebih dari 30 persen itu sudah dilaksanakan, baru dari Inspektorat akan menyampaikan rekomendasi ke pihak Keuangan, baru pihak desa bisa mencairkan DD tahap I," imbuhnya.

Sedangkan untuk jumlah desa yang mengalami SILPA dibawah 30 persen sendiri, diakui Bobby pihaknya juga belum mengetahuinya, namun menurutnya SILPA dibawah 30 persen itu bisa dilaksanakan bersamaan dengan anggaran 2018, namun tetap diberikan tenggat waktu penyelesaian yakni hingga Juli 2018. [nat/ard]




Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00