Dua Proyek Besar Di Rejang Lebong Dihentikan

Daerah  SELASA, 12 DESEMBER 2017 , 20:12:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Dua Proyek Besar Di Rejang Lebong Dihentikan

RMOL Bengkulu

RMOL. Dua proyek besar dikabupaten Rejang Lebong dihentikan menyusul adanya permasalahan dan kendala dalam pelaksanaannya, dua proyek besar yang dikawal oleh Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Rejang Lebong tersebut yakni pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) dan proyek pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP.

Dalam proyek pembangunan GSG yang berlokasi dikawasan Lapangan Setia Negara Curup tepatnya di eks kantor Dinas Pekerjaan Umum dihentikan sejak dua pekan yang lalu lantaran dalam progresnya, pengerjaan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp. 9,7 miliar tak sesuai spek yang ditentukan, hal ini diketahui dari hasil uji lab Dinas PU Rejang Lebong.

"GSG kami sarankan untuk kami hentikan, karena sebelumnya diketahui ada suatu hasil lab yang tidak sesuai dengan speknya dari yang diminta tidak dipenuhi, makanya Kami minta untuk dihentikan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Edi Utama, Selasa (12/12).

Proses pembangunan GSG itu sendiri dihentikan langsung oleh Dinas PU Rejang Lebong dengan tujuan untuk meminimalisir ketidaksesuainya kualitas bangunan, menurut Edi jika Pembangunan GSG ini tetap dilanjutkan maka bisa Total Lost karena tidak sesuai dengan fungsinya dan struktur bangunan yang berupa dua lantai dikhawatirkan roboh.

Sementara untuk proyek pengadaan seragam sekolah gratis sediri pada tahun 2017 ini baru akan dilaksanakan lantaran dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2017, hanya saja berdasarkan pertimbangan waktu yang pendek untuk melaksanakannya proyek tersebut dihentikan.

"Termasuk pakaian seragam sekolah waktunya tidak cukup saya hentikan, dari pada nanti timbul polemik , kami sarankan jangan lah dilanjutkan walaupun program itu untuk mewujudkan visi misinya Bupati, tetapi kalau sudah kewajarannya tidak ada ya hentikan saja," tegas Edi.

Disisi lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong T. Samuji S,Pd saat dikonfirmasi membenarkan jika proyek pengadaan seragam sekolah dihentikan, proyek yang dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun 2017 sebesar Rp. 14 milliar itu baru akan dilaksanakan di tahun 2018 mendatang.

"Setelah meminta petunjuk hukum pak Kajari, pengadaan seragam sekolah ini ditunda, dan baru akan dilaksanakan di tahun 2018, karena dalam APBD 2018 telah diusulkan sekitar Rp. 4 milliar hanya saja khusus untuk siswa baru," tutur Samuji. [ogi/ard]



Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00