Kota Wisata Batu Bangun Kebudayaan Berkepribadian Indonesia

Nusantara  MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 , 07:19:00 WIB

Kota Wisata Batu Bangun Kebudayaan Berkepribadian Indonesia
RMOL. Untuk melestarikan kebudayaan asli Indonesia diperlukan konsep pembangunan kebudayaan nasional berbasis pada kepribadian asli Indonesia.

Dalam kaitan itulah MPR menjadikan kesenian wayang sebagai sarana untuk menyampaikan pesan kebudayaan kepada  masyarakat luas. Untuk itu MPR bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batu menyelenggarakan pergelaran seni budaya menjadi salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara).

Pada, Sabtu malam (12/11), suasana yang semula senyap lantaran dinginnya hawa Kota Wisata” Batu, tiba-tiba berubah menjadi meriah. Itu terjadi karena MPR bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batu menyelenggarakan pagelaran seni budaya wayang kulit di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Pagelaran ini ditonton oleh ratusan masyarakat yang berbaur dengan pedagang kaki lima dari berbagai daerah Kota Batu dan sekitarnya yang datang beramai-ramai untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit bersama dalang Ki Ardhi Poerbo yang menampilkan lakon Bimo Sakti”

Pagelaran wayang kulit itu dibuka oleh Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ahmad Basarah ditandai dengan penyerahan tokoh wayang  kepada Ki Ardhi Poerbo Antono. Turut hadir pada pagelaran tersebut anggota MPR RI  Sirmadji (Fraksi PDI Perjuangan), anggota DPRD, Wakil Walikota (Non Aktif) Kota Batu Ir. Punjul Santoso dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu.

Ahmad Basarah, yang mewakili Pimpinan MPR RI dalam sambutannya antara lain mengatakan, saat hadir di sidang PBB tahun 60-an Dr. Ir. Soekarno Presiden pertama dan pendiri bangasa Indonesia menyampaikan kepada delegasi Indonesia, bahwa kita harus membuat identitas nasional bangsa Indonesia dan mengatakan bahwa dengan mengenakan kopiah akan kita jadikan sebagai identitas bangsa Indonesia.

Selanjutnya Basarah mengatakan di luar tugas pokok MPR RI menurut UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD menugaskan MPR untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, karena kita perhatikan belakangan ini ada kelompok-kelompok  yang ingin mengganti dasar ideologi bangsa kita.

Wayang kulit adalah seni budaya yang ada sejak Indonesia belum merdeka. Dari dulu wayang dipakai untuk menyebarkan ilmu, agama maupun pengetahuan. Karena itu MPR memakai media seni budaya wayang untuk menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Karena bahasa yang digunakan dalam pementasan wayang diyakini mudah dimengerti dan diketahui masyarakat banyak.  

"Setiap bangsa punya sejarah dan cara sendiri dalam membangun bangsa dan negara. Dan Bung Karno dengan Tri Sakti-nya mengajarkan kita untuk berdaulat dalam politik, mandiri dibidang ekonomi dan membangun kebudayaan berkepribadian Indonesia", kata Basarah menambahkan.

Karena itu, katanya, wayang sebagai peninggalan nenek moyang  harus dijaga. Salah satu caranya adalah digunakan untuk melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Dengan menggunakan metode ini diharapkan pesan-pesan yang ada dalam empat pilar bisa disampaikan dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Karena bahasa yang dipakai dalam pementasan wayang sangat dipahami dan dikenal masyarakat.

"Tujuan dari pementasan seni budaya wayang kulit ini yaitu untuk melakukan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, dalam rangka Internalisasi pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat, sosialisasi melalui pagelaran seni budaya adalah salah satu bentuk apresiasi dan langkah konkret MPR RI dalam upaya melestarikan warisan budaya, khususnya wayang kulit yang telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia dan MPR sudah melaksanakan berbagai macam pagelaran seni budaya sesuai dengan budaya daerah masing-masing dihampir seluruh daerah sebagai metode sosialisasi," ujar Basarah. [ysa]

Komentar Pembaca
RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00