Kerugian Negara Rp17,1 Tidak Dikembalikan, Kejari Lebong Siap Proses

Daerah  KAMIS, 09 JUNI 2016 , 22:00:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

RMOL. Tuntutan Ganti Rugi (TGR) atau suatu proses tuntutan yang dilakukan terhadap pegawai negeri bukan Bendahara sebagaimana dimaksud Pasal 63 UU Nomor 1 Tahun 2004 dengan tujuan untuk mendapatkan penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh negara sebagai akibat langsung ataupun tidak langsung dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pegawai negeri tersebut dalam rangka tugas jabatannya dan atau melalaikan tugas kewajibannya.

Diketahui sebanyak Rp. 23,7 miliar total TGR kerugian negara di Kabupaten Lebong sejak tahun 2006-2014 dan sekitar Rp6,6 miliar TGR sudah ditagih. Namun sebanyak Rp17,1 miliar sisa TGR belum dikembalikan.

Menanggapi itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong menyatakan siap membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Lebong, dalam hal penyelesaian atas TGR kerugian negara di Kabupaten Lebong.

Bahkan, Kajari Lebong R. Dodi Budi Kelana mengatakan, bahwa Pemda Lebong sendiri secara lisan sudah melakukan komunikasi dan meminta bantuan kepihak Kejari Lebong untuk membantu menyelesaikan masalah TGR. Hanya saja, saat ini pihak Kejari Lebong masih menunggu secara administrasi atau surat resmi dari pihak Pemda Lebong.

"Semoga saja dalam minggu ini, administrasi secara resmi sudah ada, maka kita akan mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk mewakili Pemda Lebong melakukan penyelesaian TGR melalui pihak kejari sekalu pengacara negara," kata Dodi.

Tak hanya itu, lanjut Kajari Lebong, apabila TGR ini nanti tidak bisa diselesaikan oleh pihak yang bertanggung jawab, baik itu perusahaan ataupun perseorangan. Tidak menutup kemungkinan kerugian negara tersebut akan diproses secara hukum.

"Sementara ini kita akan berkoordinasi dengan Seksi Datun untuk membantu proses penyelesaiannya. Apabila nanti tidak bisa diselesaikan, nanti langsung ke Pidsus," demikian Dody. [A11]



Komentar Pembaca