Kelulusan SD Dan SMP Akan Diakumulasi Dari Nilai Rapor

Daerah  RABU, 25 MARET 2020 , 18:12:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Kelulusan SD Dan SMP Akan Diakumulasi Dari Nilai Rapor

Baheramsyah/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Ujian Nasional untuk jenjang SD, dan SMP di Kabupaten Lebong, akan dibatalkan. Hal itu sebagaimana Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) tertanggal 24 Maret 2020.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong, Guntur melalui Sekretaris Baheramsyah mengungkapkan, salinan SE Kemendikbud tersebut telah diterima pihaknya. Ia memastikan pada bulan April atau Mei nanti kebijakan pembatalan lebih rinci akan segera disampaikan.

"Secara teknis kemungkinan nanti ada kebijakan di bulan April atau Mei menjelang masa penerimaan murid baru, kita tunggu saja," ujarnya, Selasa (24/3) siang.

Menurutnya, jika mengacu SE terbaru tersebut, kelulusan SD dan SMP akan diakumulasikan dari nilai raport semester para siswa itu sendiri.

Tercatat ada 1.752 calon peserta ujian nasional yang tersebar di 26 sekolah jenjang SMP/MTS negeri, dan 5 sekolah SMP/MTS Swasta.

Sedangkan, untuk rekap peserta jenjang SD/MI tercatat sebanyak 1.746 peserta yang tersebar di 98 sekolah baik itu negeri maupun swasta.

"Ya, UN tidak ada nilai akhir, tapi diambil dari akumulasi nilai raport," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca