Enam Guru Di Desa Terpencil Diusulkan Terima Tunjangan Khusus

Pendidikan  MINGGU, 22 MARET 2020 , 18:45:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Enam Guru Di Desa Terpencil Diusulkan Terima Tunjangan Khusus

Tampak kondisi bangunan SDN 66 Lebong/Ist

RMOLBengkulu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong, telah mengusulkan enam guru kategori desa tertinggal di Kabupaten Lebong menerima tunjangan khusus, pada tahun 2021 mendatang.

Usulan itu telah disampaikan ke DPRD Provinsi Dapil Lebong dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang diselenggarakan, Kamis (20/3) lalu.

"Ada beberapa wilayah yang menurut hemat kita layak untuk menerima bantuan guru daerah khusus tetapi belum menerima, yakni guru-guru SD yang berada di Dusun 4 Sawah Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan," ujar Kadis Dikbud Lebong, Guntur melalui Sekretaris Baheramsyah, Minggu (22/3) siang.

Adapun enam guru yang diusulkan mendapatkan tunjangan khusus semuanya bertugas di SDN 66 Lebong, yakni Amirul Mukminin, Bintang Ramadhan, Dewinta Mabara, Feri Setiawan, Khairul Bahri, dan Yulia Yustiani.

"Untuk menuju ke sekolah. Mereka harus berjalan kaki lebih kurang dua jam menuju Dusun IV Sawah Mangkurajo. Makanya, kita usulkan mereka dapat," ucapnya.

Di sisi lain, ia mengaku, sejauh ini ada 13 guru yang bekerja di desa tertinggal telah menerima tunjangan khusus. Menurut dia, bantuan ini mengacu pada pengabdian guru di desa tertinggal.

Besarnya tunjangan khusus yang diberikan kepada 13 orang guru PNS tersebut persis seperti tunjangan profesi guru atau sertifikasi, yaitu sebesar satu kali gaji pokok dan diberikan setiap bulan.

"Ini kita minta untuk menjadi perhatian khusus dari perwakilan di DPRD Provinsi," lanjut dia menambahkan.

Lebih jauh, ia menuturkan, pada kesempatan itu pihaknya juga mengusulkan pengadaan meubeler sekolah.  "Sedangkan meubeleur sekolah juga merupakan prioritas untuk pemenuhan sarana belajar di sekolah yang ada di Lebong ini," tuturnya. [tmc]


Komentar Pembaca