Bupati Gusnan Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan PT PLN Bengkulu

Daerah  JUM'AT, 28 FEBRUARI 2020 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Bupati Gusnan Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan PT PLN Bengkulu

Saat Bupati Tandatangani Kontrak/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT. PLN (Persero) Unit Induk S3JB UP3 Bengkulu.

Perjanjian kerjasama Pemkab BS dengan PLN ini, terkait dengan pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan dan pembayaran rekening listrik Pemkab BS. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kerja Bupati BS, Jum'at (28/02).

Terkait dengan Pajak Penerangan Jalan ini, Bupati BS menyampaikan bahwa ada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak penerangan jalan.

"Dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, ada peningkatan penerimaan pajak penerangan jalan, yang biasanya diangka Rp 4 miliaran meningkat menjadi Rp 6 miliaran," jelas Gusnan.

Adanya peningkatan penerimaan dari pajak penerangan jalan ini, sambung Bupati, seiring dengan bertambah pemakaian (konsumsi) masyarakat dan bertambahnya jumlah pelanggan. Itu artinya, menurut bupati, tingkat kesejahteraan masyarakat juga bertambah.

Bukan hanyan konsumsi listrik saja, Bupati menyampaikan angka pengeluaran masyarakat BS juga mengalami peningkatan. Ini juga merupakan salah satu indikator terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Angka pengeluaran per kapita masyarakat kita ada peningkatan sebesar Rp 500 ribuan, dari angka pengeluaran perkapita sebesar Rp 9 jutaan naik menjadi Rp9,5 juta pertahun," bebernya.

Seiring dengan adanya kenaikan PAD dari pajak penerangan jalan ini pula, Gusnan juga berkomitmen untuk terus mengupayakan perbaikan dan penataan beberapa titik lampu jalan umum yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, Kabid Pendapatan Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah (BPKAD) BS, Edwin Permana mengimbau kepada masyarakat BS agar membayar listrik tepat waktu.  Dengan membayar listrik tepat waktu, artinya telah berkontribusi membangun daerah melalui pajak penerangan jalan.

"Nanti akan ada imbauan tertulis kepada masyarakat, pemerintah daerah akan membuat surat imbauan hingga ke desa-desa agar membayar listrik tepat waktu dan tidak menunggak," demikian Edwin. [ogi]

Komentar Pembaca