Bahas SPT Jukir, Dewan Panggil Dishub Kota

Politik  RABU, 26 FEBRUARI 2020 , 19:06:00 WIB

Bahas SPT Jukir, Dewan Panggil Dishub Kota

Suasana Hearing Komisi II DPRD Kota Bersama Bagian Hukum Dan Pemerintahan Setda/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menggelar hearing bersama dengan Dinas Perhubungan dan bagian pemerintahan Setda, Rabu (26/02).

Hearing atau rapat dengar pendapat tersebut merupakan tindaklanjut dari laporan para Juru Parkir (Jukir) Pasar Pagar Dewa kepada dewan perihal Surat Perintah Tugas (SPT) yang dicabut oleh Dishub belum lama ini. Nampak Kabid parkir Dishub Kota, Najamuddin dan Asisten 1 bidang pemerintahan, Bujang HR memenuhi undangan hearing dari komisi II DPRD Kota.

Dalam kesempatan tersebut Ketua komisi II DPRD Kota, Indra Sukma mengatakan bahwa Dishub mencabut SPT puluhan Jukir lantaran hak pengelolaan pasar dan parkir dikuasai oleh pihak ketiga yaitu Koperasi Bangun Wijaya.

"Pihak Dishub ini mencabut SPT parkir karena sebelumnya dipanggil oleh penyidik Polda Bengkulu. Alasannya karena Koperasi Bangun Wijaya mempunyai kuasa untuk mengelola pasar dan parkir, artinya disana Dishub tidak berhak lagi mengeluarkan SPT parkir," jelasnya kepada awak media.

Ia juga menyebut bahwa hasil kajian dari bagian hukum Sekretariat Daerah membenarkan bahwa Koperasi Bangun Wijaya memenangkan gugatan di Mahkamah Agung dan berhak mengelola pasar dan parkir.

"Hasil kajian dari bagian hukum tadi juga seperti itu, namun kita minta agar Pemkot mempelajari lagi hasil putusan ini karena bagaimanapun pasar itu adalah aset pemerintah," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota komisi II DPRD Kota yang lain, Bambang Hermanto. Menurutnya pemerintah harus segera mengambil tindakan agar tidak ada masyarakat terutama para Jukir yang merasa dirugikan.

"Pemerintah Kota harus kaji ulang masalah ini, pasar itu kan aset daerah masa semuanya harus dikuasai oleh swasta. Kalau dibiarkan begini terus, kasihan masyarakat yang jadi korban," tegasnya. [ogi]


Komentar Pembaca