Kolam Air Deras Belumai I Terbakalai Pasca Ada Temuan BPK

Daerah  RABU, 26 FEBRUARI 2020 , 17:18:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Kolam Air Deras Belumai I Terbakalai Pasca Ada Temuan BPK

Kolam Air Deras Belumai I terbangkalai pasca ada temuan BPK/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Suherman mengatakan, kolam ikan yang ada di Desa Belumai I Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) yang saat ini terbangkalai merupakan kolam air deras, bukan Balai Benih Ikan.
Dia mengakui, kolam air deras tersebut selama ini memang tidak difungsikan sejak bermasalah dalam pengelolaannya, dimana penyertaan modal yang dialokasikan dari APBD Rejang Lebong menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Dalam pengelolaan kolam air deras tersebut kami terkendala terkait temuan BPK yang menyatakan bahwa kita tidak bisa menyertakan modal dalam pengoperasiannya," kata Suherman dikonfirmasi awak media, (26/2).

Dia menjelaskan, kolam air deras itu sebelumnya dioperasikan sebagai kolam pembesaran ikan bukan sebagai untuk memproduksi benih ikan, dalam kegiatannya menggunakan dana APBD Rejang Lebong.

Namunpenyertaan modal yang dialokasikan ke kolam air deras itu berdasarkan aturan tidak diperbolehkan, terlebih tidak ada payung hukumnya meski dalam pengelolaannya menghasilkan PAD, sehingga hal itu menjadi temuan BPK.

"Kolam tersebut sudah tidak beroperasi lebih kurang sudah lima tahun lebih, saat ini juga kondisinya sendiri sudah banyak fasilitas yang rusak, alatnya banyak yang hilang, kolamya bocor hingga irigasinya juga butuh perbaikan," bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya akan berupaya melakukan perbaikan kolam air deras tersebut dengan mengusulkan di APBD, sedangkan untuk pengoperasiannya kembali, pihaknya terlebih dahulu akan mencari payung hukumnya, apakah dikelola sendiri atau dipihak ketigakan.

"Kita harapkan ada alokasi anggaran perbaikan, dan kedepannya kalau memang tidak boleh ada penyertaan modal untuk pelaksanaan, maka akan kita upayakan bagaimana agar ini dipihak ketigakan," bebernya. [ogi]


Komentar Pembaca