Pelaku Pembunuhan Pengurus Masjid Di Benteng Berhasil Diringkus

Daerah  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 15:24:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Pelaku Pembunuhan Pengurus Masjid Di Benteng Berhasil Diringkus

Pelaku saat diamankan Polres Benteng/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pembunuhan tragis terhadap warga Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Ratiwan (50) di Desa Sri Kuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa temui titik terang.

Korban yang dikenal baik dan sebagai pengurus masjid tersebut ditemukan dengan kondisi bersimbah darah oleh warga saat hendak kesawah yang diduga dibunuh dengan cara digorok, sekira pukul 05.30 Wib Rabu (12/2) lalu

Berdasarkan kegigihan pihak kepolisian Benteng akhirnya sang pelaku, DS  (34) warga desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa dibekuk di kediamannya.

"Setelah 14 hari kita berhasil ungkap Pelaku yang telah diamankan dirumahnya," kata Kapolres Benteng, AKBP Andjas Adipermana didampingi Kasat Reskrin Iptu Rahmat saat press release di halaman Mapolres Benteng, Senin (24/2) siang.

Dijelaskan Kapolres, kejadian tersebut bermula saat korban dan pelaku melakukan perjanjian kerja untuk melakukan usaha rental mobil menggunakan uang korban, namun usaha tersebut gagal.

Kemudian pelaku beralih ke usaha roti, usaha tersebut juga gagal karena setelah sebulan kemudian usaha tersebut tidak ada hasilnya.

"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui adanya tindak pidana pembunuhan berencana, lalu dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut sehingga ditemukan perkara lain dalam hal ini perkara Penipuan dan atau Penggelapan," ungkap Kapolres.

"Sebulan kemudian tidak ada hasilnya jadi pelaku ini dikejar terus sama korban sehingga terjadinya pembunuhan," lanjut dia menambahkan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman minimal 20 tahun sampai hukuman mati.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Benteng. Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa (satu) bilah Senjata Tajam jenis Parang yang mana diduga alat yang digunakan untuk melukai korban), 1 (satu) pucuk Senapan Angin Max 3000 Psi, merk DMS Raflesia, gagang kayu warna coklat, laras kuningan, 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda CB 150R BD 4251 YF warna hitam, 1 (satu) buah Tong Air merk Tedmon ukuran 1000 liter. [tmc]

Tonton videony



Komentar Pembaca