Pasangan Izana Dipastikan Maju Pilgub Bengkulu 2020

Daerah  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 20:39:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Pasangan Izana Dipastikan Maju Pilgub Bengkulu 2020

Konferensi pers pasangan Izana/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pasangan Ahmad Hijazi-Anarulita Muchtar (Izana) bakal menyerahkan dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Bengkulu untuk maju Pilgub 2020 jika rekomendasi partai tidak mereka terima.
Dalam konferensi pers di Rejang Lebong, Hijazi didampingi Anarulita mengatakan, pihaknya masih menunggu rekomendasi Parpol hingga pukul 22.00 WIB malam ini, jika rekomendasi Parpol tak didapatkan, berkas dukungan tersbut siap untuk diserahkan ke KPU sebagai syarat calon perseorangan.

"Berkas dukungan KTP masyarakat saat ini sudah siap untuk diserahkan ke KPU sebagai syarat calon perseorangan, namun kami menunggu rekomendasi Parpol hingga pukul 22 WIB malam ini," kata Hijazi, Kamis (20/2).

Hingga saat ini berkas dukungan KTP masyarakat yang telah mereka siapkan selama enam bulan terakhir, dibeberkan dia melebihi batas minimun yang ditetapkan KPU, berkas yang ada saat ini sebanyak 147.696 KTP.

Dia menjelaskan, dari sebanyak 147.696 KTP tersebut, sebanyak 8.383 KTP sudah mereka input ke Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU, sehingga sisanya 139.313 KTP akan mereka input ke SILON jika berkas tersebut nantinya diserahkan ke KPU.

"Sebagai kader partai, kami menghargai partai, untuk itu kami akan menunggu rekomendasi partai hingga malam ini, jika tidak kami dapatkan maka syarat pencalonan jalur perseorangan kami serahkan ke KPU," ujar Hijazi yang merupakan Kader Golkar tersebut.

Dia menambahkan, sejauh ini pasangannya telah menjalin komunikasi ke sejumlah Parpol tempatnya mendafatar, hanya memang masing-masing partai saat ini juga masih menunggu keputusan dari DPP masing-masing untuk menentukan siapa nama yang bakal diusung di Pilkada 2020 nanti.
Disisi lain, Anarulita menambahkan, sebagai kader Partai Nasdem, secara prosedur dirinya telah meminta izin ke pimpinan partai untuk maju di Pilgub Bengkulu 2020.

"Saya sudah minta izin dan responnya cukup bagus, namun saya kan hanya kader keputusan untuk siapa yang diusung itu kan kewenangan pusat," imbuhnya. [ogi]


Komentar Pembaca