Nekat Curi Besi Pipa Bor PGE, Tiga Orang Dibekuk

Nusantara  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 17:04:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Nekat Curi Besi Pipa Bor PGE, Tiga Orang Dibekuk

Tiga tersangka saat diamankan/Ist

RMOLBengkulu. Tim Opsnal Polres Lebong dan Polsek Lebong Selatan, berhasil meringkus tiga orang warga Kecamatan Lebong Selatan. Mereka ditangkap lantaran nekat mencuri pipa besi sepilar Heavy Weight Drill Pipe (HWDP) di kawasan PT PGE Hulu Lais.

Pencurian lima buah pipa besi sepilar yang diperuntukan untuk sumur panas bumi itu terjadi pada tanggal 02 Maret tahun 2018 lalu, sekira pukul 15.00 WIB.

Ketiga yang diringkus itu, yakni ST (35), DG (37), dan FP (30) warga asal Kecamatan Lebong Selatan.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman, dan Kasat Reskrim, Iptu Andi Ahmad Bustanil mengatakan, inipun berdasarkan LP/B-79/III/2018/Bengkulu/Resor Lebong/Sektor Lebong Selatan. 02 maret 2018.

Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa tanggal 02 Maret tahun 2018 lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Dimana ketiga orang bernama Hiras, Ridwan dan Zainal Abidin mengecek barang berupa pipa besi bor di wilayah Kecamatan Lebong Selatan.

Hanya saja, saat dilakukan pengecekan lima buah besi sepilar dengan harga Rp 350 juta itu hilang diambil oleh orang yang tak dikenal.

Oleh karenanya, karyawan PT PGE Hulu Lais bernama Hairas Napindo (28) langsung melaporkan kehilangan tersebut ke Mapolres Lebong.

"Setelah dinyatakan buron, ketiganya berhasil ditangkap tanggal 5 Februari kemarin sekitar pukul 12.00 WIB di Lebong Selatan," ujar dia dalam jumpa pers di Mapolres Lebong, Kamis (20/2) siang.

Dia menjelaskan, ketiga orang itu sebelumnya dinyatakan masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun demikian, perkara tersebut telah dinyatakan masuk tahap dua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong.

"Makanya untuk barang bukti dan berkas sudah tahap kedua di kejaksaan, tinggal pihaknya menyerahkan 3 orang tersangka kepada kejaksaan untuk disidangkan," ungkapnya.

Sementara itu, dalam berkas perkara ketiga tersangka ini dibuat secara terpisah. Berkas pertama tersangka DG ditangani Polsek Lebong Selatan, dan dua tersangka ST dan FP ditanganani Satreskrim.

"Perannya hampir sama, yaitu mengambil ke lokasi. Cuman satu penanganannya di Polsek karena satu berkas LP nya ada di Polsek. Sedangkan, dua orang ini ditangani di Polres," tuturnya. [tmc]

Komentar Pembaca