Kasus Penipuan CPNS Di BS Resmi Ditahan Kejari

Daerah  RABU, 19 FEBRUARI 2020 , 16:53:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Kasus Penipuan CPNS Di BS Resmi Ditahan Kejari

Saat penyidik melimpahkan kasus ke Kejari/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Setelah kasus dugaan penipuan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditangani oleh Satreskrim Polres Bengkulu Selatan (BS), akhirnya berkas kasus penipuan yang merugikan korbannya hingga ratusan juta rupiah, dan kini Satreskrim Polres BS melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan negeri (kejari) BS, Rabu (19/02).

Otak utama yang melakukan tindakan penipuan terhadap korbannya, yakni AD (35) yang merupakan salah satu aparatur sipil negara (ASN) di Dinas kesehatan BS, yang kini menjadi tahanan Kejari selama 20 hari kedepan.

"Jadi tersangka kasus penipu CPNS ini akan kita tahan selama 20 hari kedepan guna proses selanjutnya,” kata Jaksa penuntut umum, Anandito Putra kepada awak media.

Selain itu, sebelum memulai proses persidangan perdana, dalam tahapan pelimpahan ini pihak jaksa akan melengkapi berkas, untuk dimulainya persidangan perdana yang akan mulai pada minggu pertama di bulan Maret yang akan mendatang.

"Kita akan melengkapi berkas terlebih dahulu, dalam kasus ini, tersangka dijerat 2 pasal yaitu pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP di ancaman 6 tahun dan pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun," pungkasnya.

Untuk diketahui, AD ditangkap berdasarkan laporan Nilla (58) warga Jalan Trip Kastalani, Kelurahan Ketapang Besar, Kecamatan Pasar Manna BS. Atas dugaan penipuan yang dilakukan AD untuk meloloskan anaknya menjadi PNS namun hingga waktu yang ditentukan korban belum menjadi PNS sehingga korban mengalami kerugian hingga Rp. 115 juta rupiah. [ogi]


Komentar Pembaca