Nasirwan Thoha Comeback

Politik  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 12:18:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Nasirwan Thoha Comeback

Nasirwan Thoha/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Siapa yang tak kenal dengan sosok Nasirwan Thoha, pria kelahiran 24 Maret 1967 asal Kabupaten Lebong. Namanya, kembali mencuat dipermukaan publik usai dikabarkan akan bertarung di Pilkada 2020 Lebong.

Saat dikonfirmasi, Mantan Wabup Lebong ini menceritakan perjalanan karir politik yang masih lekat di ingatannya.

Pertama kali ia dipercayakan sebagai Wakil Bupati Lebong tahun 2005-2008 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 123.28-579 tahun 2005.

"Alhamdulillah waktu itu saya mendampingi pak haji Dalhadi Umar sebagai Wakil Bupati selama 38 bulan," kata Nas sapaan akrabnya.

Dia tidak menampik saat itu dirinya hanya menjabat 3 tahun sebagai orang nomor dua di daerah itu atau meninggalkan Mantan Bupati Lebong, Dalhadi Umar, hingga masa jabatannya berakhir.

Sebab, ia lebih memilih Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI Dapil Bengkulu Al Amin Nasution periode 2008-2009.

"Seharusnya 60 bulan sebagai wabup, tapi saya pindah ke senayan diminta PAW pak Al Amin Nasution dari Dapil Bengkulu sekitar 1,5 tahun," ujar Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu tahun 2006-2011 itu kepada RMOLBengkulu, Minggu (16/2) pagi.

Hingga habis masa jabatan di senayan, ia memutuskan kembali turun bertarung di Pilkada Lebong tahun 2010, berpasangan dengan mantan Ketua DPRD Lebong, Armansyah Mursalin.

"Tahun 2010 saya mencalonkan diri sebagai calon bupati Lebong berpasangan dengan pak Armansyah," jelas dia.

Sejak itu, ia memililih rehat dari dunia politik pasca gagal bertarung di Pilkada Lebong tahun 2010. Itupun lantaran dirinya tengah fokus menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi ternama.

Seperti anak pertama S1 Ilmu Politik Universitas Padjajaran, anak kedua di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dan terakhir di Fakultas Teknik Metalurgi Universitas Indonesia.

"Setelah Pilkada saya istirahat karena saya ingin konsentrasi menyekolahkan tiga anak saya," lanjut Nas menambahkan.

Namun, tak lama lagi publik bakal menyaksikan suami dari Elisa Yuniarti ini diatas panggung politik. Menyusul, Nas telah mendapat restu dari seorang istri berlatar belakang Magister Ilmu Administrasi yang juga Tenaga Ahli Kementerian Sosial.

Elektabilitas Nas semakin melonjak setelah namanya digadang-gadang akan berpasangan dengan Ketua DPD Nasdem Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto (REP).

Kegagalan saat berlaga di ajang eksekutif nomor satu daerah tak membuat dirinya berhenti mendulang suara masyarakat.

Versi Nas, pihak keluarga dan kerabat mendukung dirinya kembali turun pada hajatan lima tahunan tersebut. Baginya, banyak masyarakat ingin kontribusinya bagi Lebong melalui kebijakan politiknya.

Namun, ia mengakui dukungan itu hanya sebatas mendampingi Teguh REP.  "Setelah berunding dengan keluarga, saya direstui mendampingi Teguh REP sebagai bakal calon wabup," ucapnya.

Ia menyatakan, awalnya ia tidak berambisi atau niatan untuk menduduki jabatan pimpinan Lebong. Sebab, lanjut dia, parpol lebih bersifat dinamis, bisa saja sekarang unggul besok atau lusa malah mundur popularitasnya.

"Insya allah. Ini kan masih lama juga pencoblosan tanggal 23 September 2020. Insya allah kalau ditakdirkan tuhan akan mendampingi pak Teguh REP," tutup Nas. [tmc]

Komentar Pembaca