Rakor Sensus Penduduk, Wawali: Camat Hingga RT Harus Proaktif

Pemerintah Kota Bengkulu  JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 07:46:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Rakor Sensus Penduduk, Wawali: Camat Hingga RT Harus Proaktif

Rakor Persiapan Sensus Penduduk 2020 Di Kota Bengkulu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemerintah Kota (Pemkot) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi Sensus Penduduk tahun 2020 yang berlangsung di Ruang Hidayah Kantor Walikota Bengkulu, Kamis (13/02).

Rakor yang dipimpin Wakil Walikota (Wawali) Kota Bengkulu tersebut, dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala BPS setempat, Assisten, Staf Ahli, dan Camat di daerah itu.

Kepala BPS Kota Bengkulu, Husnan mengatakan, sensus penduduk 2020 akan dimulai tanggal 15 Februari hingga 31 Juli mendatang.

"Iya tahun ini sensus penduduk akan dimulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret melalui halaman website sensus.bps.go.id," jelasnya.

Ia menyebukan, tujuan diadakannya sensus penduduk adalah untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia maju menuju satu data kependudukan Indonesia.

BPS Kota juga gencar melakukan sosialisasi terkait dengan tata cara mendaftarkan diri di website BPS. Masih kata Husnan, dirinya menyadari bahwa tidak semua masyarakat mengerti dan paham tata cara sensus dengan sistem digital ini.

"Kita terus gencarkan sosialisasi, karena memang tidak semua masyarakat Kota Bengkulu ini paham teknologi," ucapnya.

Sementara itu, Wawali Kota Bengkulu, Dedi Wahyudi menambahkan, sinergitas antar pihak merupakan faktor utama agar sensus penduduk 2020 di Kota Bengkulu berjalan lancar.

Oleh karena itu ia mengimbau kepada seluruh pihak terkait seperti Camat, Lurah, RT dan RW dapat terlibat membantu BPS menyukseskan sensus penduduk.

"Kita harus berikan langkah yang konkrit, misalnya ketika tim BPS melakukan sensus di tingkat kecamatan, Camat disana harus pro aktif. Begitupun tingkat kelurahan hingga RT harus saling bersinergi," jelasnya.

Untuk diketahui, sensus penduduk tahun 2020 ini menggunakan 2 metode, yaitu sistem digital atu online dan sistem wawancara langsung ke masyarakat.

Sistem online akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret nanti, sedangkan proses verifikasi langsung akan dimulai dari tanggal 1 hingga 31 Juli 2020 oleh petugas BPS. [tmc]

Komentar Pembaca