Update Data Dimulai, PBB Siap Sumbang PAD Puluhan Milyar

Pemerintah Kota Bengkulu  RABU, 12 FEBRUARI 2020 , 13:42:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Update Data Dimulai, PBB Siap Sumbang PAD Puluhan Milyar

Para Ketua RT Mengikuti Pelatihan Pemutakhiran Data PBB/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu yang sangat dibutuhkan untuk menunjang percepatan pembangunan adalah dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB). Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota terus berupaya membuat terobosan salah satunya dengan melakukan updating atau pemutakhiran data PBB dengan melibatkan seluruh Ketua RT.

Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi mengatakan bahwa selama ini pemungutan PBB di Kota Bengkulu sudah berjalan dengan baik namun belum maksimal. Oleh karena itu melalui pemutakhiran data ini potensi PBB dapat digunakan dengan maksimal.

"Misal dulu hanya berupa kaplingan tanah, sekarang sudah ada bangunannya. Ada juga yang dulu bangunannya kecil sekarang sudah menjadi besar karena berkembang, sehingga tentu saja nilai pajaknya bertambah," kata Dedi kepada awak media saat memberikan arahan kepada seluruh Ketua RT di Kecamatan Selebar, Rabu (12/02)

Dedi yakin dengan adanya pemutakhiran data ini PAD sektor PBB akan semakin meningkat. Dirinya menyebut bahwa Pemkot terus berkomitmen untuk membahagiakan masyarakat.

"Pajak yang masyarakat keluarkan itu sangat berpengaruh pada pembangunan kota ini. Oleh karena itu mohon kerjasamanya agar kita semua menjadi masyarakat yang sadar untuk membayar pajak," ucapnya.

Sementara itu Kabid PBB Bapenda Kota, Gita Gama mengungkapkan bahwa para Ketua RT akan diberi pelatihan selama satu sehari dan diberi pengetahuan seputar pemutakhiran data PBB ini. Selanjutnya para Ketua RT akan langsung turun ke masyarakat untuk melakukan pendekatan agar mereka sadar akan pajak.

"Jadi kita bekerjasama dengan pihak kecamatan, kelurahan dan RT. Para Ketua RT diberi pelatihan kemudian langsung terjun ke masyarakat untuk menggalakkan wajib pajak bumi dan bangunan ini," jelasnya. [ogi]


Komentar Pembaca