Tuntut Kenaikan TPP, Puluhan Tenaga Kesehatan Geruduk DPRD Kota

Pemerintah Kota Bengkulu  SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 07:55:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Tuntut Kenaikan TPP,  Puluhan Tenaga Kesehatan Geruduk DPRD Kota

Para Petugas Kesehatan Saat Hearing Bersama Komisi I DPRD Kota/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Puluhan tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas di Kota Bengkulu ramai-ramai mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Senin (10/02).

Kedatangan para petugas kesehatan ini bermaksud mengadu kepada para anggota dewan agar tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka segera dinaikkan. Salah satu petugas kesehatan di salah satu Puskesmas di Kota Bengkulu yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa TPP yang mereka terima saat ini sangat tidak sesuai dengan kinerja yang mereka lakukan.

"TPP yang kami terima ini sangat tidak sebanding dengan kinerja kami. Maka dari itu kami minta kepada para anggota dewan agar memfasilitasi kami dan menindaklanjuti keluhan ini kepada pihak terkait," keluhnya.

Menurutnya para petugas kesehatan di 22 Puskesmas Kota Bengkulu berhak menerima TPP setara dengan pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

"Kami minta TPP para petugas kesehatan di Puskesmas ini disetarakan dengan OPD lain. Jam kerja kami sama, kinerja kami para petugas kesehatan juga sudah maksimal, giliran TPP kenapa bisa berbeda," tegasnya.

Kedatangan para petugas kesehatan ini lalu disambut oleh Waka I DPRD, Marliadi, Waka II, Alamsyah dan beberapa anggota komisi I DPRD Kota.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua komisi I DPRD Kota, Nuzuliddin mengaku bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan para petugas kesehatan di Puskesmas ini.

"Hearing ini akan kita tindaklanjuti, paling lambat minggu depan kita akan panggil Dinas kesehatan untuk diminta keterangan dan mencari solusinya," ucapnya.

Sementara itu anggota komisi I DPRD yang lain, Ariyono Gumay menyebut bahwa kenaikan TPP para petugas kesehatan ini memang sudah dibahas pada saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota. Menurutnya dewan hanya memiliki kewenangan mengusulkan, mengesahkan anggaran dan melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran tersebut. Terkait dengan teknis di lapangan, apakah TPP tersebut betul-betul dinaikkan atau tidak maka itu menjadi kewenangan eksekutif.

"Sebetulnya ini sudah pernah kita bahas, kita usulkan kenaikan anggaran pagi para pegawai tetap maupun PTT petugas kesehatan. Terkait realisasinya, maka itu tetap menjadi kewenangan pihak terkait dalam hal ini eksekutif," tutupnya. [tmc]

Komentar Pembaca