Mutasi Terancam Mundur

Daerah  KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 , 07:28:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Mutasi Terancam Mundur

Dok mutasi 23 Desember 2019 lalu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Draf surat usulan mutasi dari Pemkab Lebong untuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah rampung. Pelaksanaan mutasi yang digadang-gadang bakal dilaksanakan bulan ini pun terancam tertunda.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong, Hosen Basri melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan, Apedo Irman mengatakan, kabar terakhir mengenai posisi surat tersebut telah diterima Sekda Lebong, Mustarani untuk diteruskan Kemendagri.

"Yang jelas kita sudah melaksanakan tugas kita dengan mengirim draf yang akan diajukan ke Kemendagri untuk pengisian jabatan eselon II," ujar Pedo, kemarin (5/2) siang.

Meski rencana mutasi terancam tertunda, namun hingga kemarin, Pedo belum mau buka suara soal apakah mutasi tersebut bisa digelar atau justru ditolak Kemendagri.

"Kita sifatnya, masih menunggu petunjuk dari kemendagri," tambahnya.

Baca juga: Kesepakatan Hearing, Komisi I: Februari Akan Ada Mutasi Kembali

Dia menuturkan, selain pengisian jabatan eselon II. Mutasi kali ini akan melakukan pergeseran jabatan eselon III.

"Tidak menutup kemungkinan. Misalnya, ada pejabat eselon III mengisi jabatan eselon II. Otomatasis jabatan yang ditinggalkan itu harus diisi," demikian Pedo.

Untuk diketahui, rencana pergeseran itu usai usai rapat dengar pendapat atau hearing yang digelar di ruang rapat intern gedung DPRD Lebong, pada tanggal 13 Januari 2020 lalu.

Karena mutasi tidak diperbolehkan lagi, Pemkab Lebong akan mengajukan izin ke Kemendagri. Adapun sejumlah jabatan eselon II yang masih kosong, yakni Sekretaris DPRD Lebong.

Kemudian, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian, Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Lebong, Kadis Perindagkop-UKM Lebong, Kepala Bappeda Lebong, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong, serta Kadis Nakertrans. [tmc]




Komentar Pembaca