Tuduhan Ariyono Gumay Soal Anggaran Rumdin Walikota, Teuku: Ngawur!

Daerah  RABU, 29 JANUARI 2020 , 15:40:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Tuduhan Ariyono Gumay Soal Anggaran Rumdin Walikota, Teuku: Ngawur!

Anggota DPRD Kota Fraksi PAN, Teuku Zulkarnain/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Teuku Zulkarnain merespon keras terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa anggaran puluhan milyar untuk pembangunan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota tidak pernah dibahas oleh badan anggaran (Banggar) DPRD Kota.

Menurutnya pernyataan tersebut sangat tidak mendasar, karena anggaran yang telah disahkan pasti sudah melalui proses pembahasan dan persetujuan pada saat rapat paripurna.

"Anggaran di setiap OPD itu tidak kita bahas secara detail, termasuk PUPR. Namun pada saat pembahasan, Banggar telah menanyakan terkait dengan rencana kerja dan total anggaran, kemudian disahkan. Artinya secara umum, anggaran untuk pembangunan gedung (Rumah Dinas) ini sudah dibahas dan disetujui," kata Teuku kepada RMOLBengkulu via telepon seluler, Rabu (29/01).

Beliau juga menyayangkan surat yang ditujukan langsung kepada Walikota Bengkulu, Helmi Hasan untuk membekukan anggaran pembangunan Rumah Dinas tersebut sampai beredar luas hingga membuat kehebohan ditengah masyarakat.

"Ngga ada itu, tuduhan anggaran tidak pernah dibahas Banggar itu ngawur. Seharusnya tidak sampai seperti ini, membuat kehebohan seolah-olah dewan tidak teliti dalam membahas dan mengesahkan anggaran," jelasnya.

Dirinya menyebut bahwa anggaran pembangunan infrastruktur yang diajukan oleh PUPR Kota memang tidak dibahas rinci satu persatu.

"Pada saat rapat itu sudah dibahas terkait usulan anggaran pembangunan gedung sekian milyar, kemudian disahkan. Setelah anggaran pembangunan ini disahkan dewan, tugas selanjutnya untuk direalisasikan ke pembangunan gedung mana itu ranahnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sesuai dengan peraturan walikota," jelasnya.

Untuk diketahui bahwa belum lama ini beredar surat yang dilayangkan oleh salah satu anggota DPRD Kota, Ariyono Gumay. Dalam surat yang diterima Walikota Helmi, politisi PPP tersebut menyebut bahwa anggaran pembangunan Balaikota atau Rumah Dinas tidak pernah dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota. [ogi]

Komentar Pembaca
China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00