Ini Alasan Pelaku Nekat Bunuh Istri Di Benteng

Daerah  SENIN, 27 JANUARI 2020 , 19:27:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Ini Alasan Pelaku Nekat Bunuh Istri Di Benteng

Pelaku (baju merah)/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan di salah satu pondok Desa Sekayun Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Elya Pranata (22) terhadap istrinya sendiri, Repi Puspitasari (20) terancam hukuman 15 tahun penjara.

Begitu disampaikan Kapolres Benteng, AKBP Andjas Adipermana didampingi Kasat Reskrim Iptu Rahmat dan Kabag Ops Januri Sutiro pada saat prees release di Mapolres Benteng, Senin (27/1)

"Tersangka disangkakan dengan pasal 44 ayat 3 undang-undang RI nomor 23 tahun 2004 dan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara," jelas Kapolres

Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti (BB) berupa parang yang digunakan pelaku, pakaian, hingga bekas potongan rambut korban.

Sementara itu, pelaku Elya Pranata mengaku, kejadian tersebut bermula pada saat ia diomongi pemalas karena sering tidur.

"Ngomongi aku pemalas tidak ndak kerja lagi ke kebun," akuinya saat ditanya wartawan.

Dikatakannya, puncaknya ia nekat melakukan hal tersebut setelah korban mengajak pelaku turun ke kebun, ia tidak mengabaikan ajakan korban dengan alasan badannya sakit semua.

Atas kondisi itu, pelaku dan korban terus cekcok mulut, dan si pelaku melihat parang di belakang pintu lalu ia menebas senjata tajam itu langsung 3 kali ke korban.

"Saya bacok karena ia emosi dan saya juga emosi, nengok (melihat) parang dibelakang pintu saya ambil dan saya bacok 3 kali di leher, kepala dan bahu," katanya.

Ia menyesal telah melakukan hal tersebut, berdasarkan pengakuannya antara pelaku dan korban sebelum menikah, telah menjalani hubungan (pacaran) selama 2 tahun dan korban diakuinya saat ini belum hamil.

"Memang kami sering ribut, saya sangat menyesal, saya khilaf, sebelum menikah saya sudah pacaran 2 tahun, saya menikah sudah 4 bulan, istri saya sedang tidak hamil," tutupnya. [tmc]

Komentar Pembaca