DPRD Soroti Bertambahnya Penduduk Miskin Di Lebong

Daerah  SABTU, 25 JANUARI 2020 , 08:04:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

DPRD Soroti Bertambahnya Penduduk Miskin Di Lebong

Pip Haryono/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. DPRD Kabupaten Lebong, menyoroti bertambahnya jumlah penduduk miskin di daerah setempat, padahal selama ini dana yang dikucurkan melalui APBD untuk program penanggulangan kemiskinan cukup besar.

Menyusul, angka kemiskinan di Kabupaten Lebong setahun terakhir mengalami peningkatan.

"Sangat disayangkan, sebab dana yang sudah dikucurkan untuk penanggulangan kemiskinan di sudah mencapai ratusan miliar tiap tahun, namun belum mampu mengurangi angka kemiskinan," kata Anggota DPRD Lebong, Pip Haryono, Jum'at (24/1).

Ia menyorotu hal itu, menanggapi rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait bertambahnya jumlah penduduk miskin di Lebong.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase angka kemiskinan per Januari-Desember 2019 kembali mengalami peningkatan, yang sebelumnya tahun 2018 sebesar 11,59  persen atau 13.248 jiwa menjadi 11,77 persen 13.670 jiwa pada tahun 2019.

Baca juga: LCC Dinilai Mubasir

"Harusnya membuat program kegiatan yang inovatif serta betul-betul sesuai dengan kebutuhan penduduk miskin. Sehingga, program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan harus tepat sasaran," tambah politikus PAN ini.

Lebih jauh, ia menyarankan perlu adanya kajian atau uji kelayakan azaz manfaat dari program kegiatan pemerintah dan skala prioritas yang sering tidak tepat karena banyak program yang asal jadi dan tidak ada target pencapaian.

"Kita harapkan kedepan adalah program-program yang inovatif yang bersentuhan dengan masyarakat langsung guna membangun ekonomi masyarakat dan tidak hanya membangun gaung atau gema saja seakan akan daerah ini sudah maju sedangkan ekonomi masyarakat semakin terpuruk," tuturnya.

Terpisah, Ketua Gemuru Lebong, Rozy Antoni mengapresiasi BPS Lebong mengeluarkan data kemiskinan di daerah itu. Menurutnya, sebagian masyarakat memang belum merasakan dampak pembangunan dalam beberapa tahun terakhir.

"Itu memang faktanya. Lebong ini sempit, jadi tidak butuh waktu banyak untuk menelusuri faktanya, dan BPS sudah melakukan itu," ujarnya.

Baca juga: Wawan: Jangan Asal Bangun

Lebih jauh, ia menyarakan agar legislatif sebagai perpanjangan tangan masyarakat mengevaluasi Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebong tiap tahun.

"Bila dihubungkan dengan penyaluran APBD dan Dana Desa (DD) 2019. Artinya, tidak terlalu berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat Lebong," pungkasnya. [tmc]




Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 , 11:40:00