Lex Spesialis, Tersangka Yoki Bisa Terancam Hukuman Mati

Hukum  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 19:44:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Lex Spesialis, Tersangka Yoki Bisa Terancam Hukuman Mati

Tersangka Yoki/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Yoki Aminoto (32) warga Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Astrid Aprilia (15) terancam hukuman 15 tahun penjara meski dijerat dengan empat pasal sekaligus.

Empat pasal yang disangkakan penyidik kepada tersangka, yakni pasal 76 F Jo Pasal 83 dan Pasal 76 C Jo 81 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, kemudian pasal 338 dan Pasal 365 ayat tiga KUHP.

Meski hanya terancam hukuman 15 tahun penjara, namun tak menutup kemungkinan tersangka bisa terancam hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati, mengingat kasus tersebur masuk kategori "Lex Spesialis".

"Kasus yang dilakukan pelaku ini termasuk Lex Spesialis karena korbannya adalah anak-anak dan menyebabkan kematian, jadi tidak menutup kemungkinan hukuman yang akan diterima tersangka lebih berat dari yang disangkakan penyidik," kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim, AKP Andi Kadesma didampingi Kanit, PPA Aiptu Desi Oktavianti dikonfirmasi RMOLBengkulu, Jum'at (24/1).

Dia menjelaskan, tersangka bisa saja menerima hukuman lebih berat saat menjalani proses peradilan dipersidangan, karena pasal yang disangkakan penyidik kepada tersangka sifatnya hanya sebagai pedoman.

Sedangkan, pengembangan hukuman atas perkara tersebut ada di Hakim dalam persidangan nantinya, seperti kasus yang pernah terjadi sebelumnya.

"Kasus Lex Spesialis ini sebelumnya terjadi pada kasus Yuyun, dalam persidangan otak pelaku divonis hukuman mati," bebernya. [tmc]






Komentar Pembaca