Ikut Ibu Jemur Padi, Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Arus Siring

Daerah  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 17:02:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Ikut Ibu Jemur Padi, Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Arus Siring

Korban saat dibawa ke rumah duka/Ist

RMOLBengkulu. Fadli (2) warga Suka Negeri, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, tewas setelah jatuh ke dalam saluran air atau siring dengan arus yang deras, Jum'at (24/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban bersama ibunya bernama Deni, seketika jemur padi di salah satu tempat pegilingan padi yang terletak di Desa Ajai Siang Kecamatan Topos.

Dari lokasi kejadian, korban diketahui sedang bermain di kawasan Siring Bioa Bea desa setempat, sekitar pukul 11.30 WIB. Naas ketika berada di lokasi, korban malah tergelincir lalu jatuh ke aliran siring.

Aibat derasnya arus mengakibatkan korban terbawa arus. Selang setengah jam kemudian ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa lagi pada pukul 12.00 WIB.

Dari lokasi kejadian, korban diperkirakan terseret arus capai puluhan meter. Ketinggian air siring diketahui tidak terlalu tinggi, hanya mencapai lutut orang dewasa.

Hanya saja, korban yang masih balita ini dikabarkan tidak bisa berenang mengakibatkan dirinya tenggelam hingga meninggal dunia.

"Sudah ditemukan korban pukul 12.00 WIB. Kondisinya sudah meninggal dunia," ujar ujar Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Suroso, Jum'at (24/1) sore, dikonfirmasi RMOLBengkulu.

Suroso melanjutkan, saat ditemukan warga, jasad korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi badan memar yang diduga karena benturan benda keras.

"Selanjutnya masyarakat membawa jasad ke puskesmas dan melakukan pemeriksaan luar korban. Dugaan sementara anak tersebut hanyut terbawa arus kemudian meninggal,” demikian Suroso.

Informasi yang dihimpun awak media di lapangan, bahwa korban telah di Kebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Suka Negeri, Kecamatan Topos. [tmc]

Komentar Pembaca