Cerita Nurhayati, Sebelum Astrid Hilang

Daerah  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 06:13:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Cerita Nurhayati, Sebelum Astrid Hilang

Nurhayati (kanan) nenek Astrid/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Beberapa malam sebelum Astrid (15) meninggalkan rumah dan dinyatakan hilang, Nurhayati mengaku jika dirinya merasakan kecemasan akan kehilangan cucu kesayangannya tersebut.

Ditemui dikediamannya di Gang Palem, Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur, Nurhayati menceritakan jika tiga malam sebelum Astrid pada pergi 8 November 2019, dirinya sempat memeluk dan mencium cucunya yang sudah terlelap tidur, lantaran dirinya merasa kangen dengan Astrid.

"Tiga malam sebelum dia pergi, saya sudah merasakan fisarat, saya sangat takut kehilangannya, jadi malam itu saya seperti sangat kangen, saya ciuminya, saya elus-elus sampai saya tidak tidur," ujar Nurhayati didampingi adiknya Titi saat dibincangi awak media, Kamis (23/1).

Selain itu, pada pagi hari sebelum meninggalkan rumah menurut Nurhayati, Astrid terlihat tidak seperti biasanya, dimana Astrid terlihat melamun dengan tatapan kosong.

Saat ditanya, Astrid menceritakan jika dirinya mengalami mimpi buruk semalam, dalam mimpi Astrid disampaikan Nurhayati, gigi Astrid lepas semua.

"Malam Jumat itu dia bermimpi kalau giginya itu lepas, gigi atas bawahnya jatuh dan ditampung dengan tangan, saya bilang ke dia mungkin karena tidak membaca doa sebelum tidur, tetapi katanya dia baca doa sebelum tidur," bebernya.

Dirinya tidak menyangka jika pagi itu menjadi cerita terakhir cucunya, dan firasatnya yang merasa ketakutan akan kehilangan justru menjadi kenyataan.

Hanya saja hingga saat ini dirinya yakin jika tengkorak kepala yang ditemukan oleh petugas bukan tengkorak Astrid, hal itu diyakini setelah mendapatkan informasi terkait ciri-ciri tengkorak yang ditemukan.

"Kalo nenek belum yakin kami juga masih menunggu tes DNA dari Bengkulu, kalau sudah ada hasilnya baru yakin, tapi mudah-mudahan bukan Astrid," harapnya.

Dirinya masih belum meyakini jika tengkorak tersebut Astrid lantaran dari temuan tersebut menurutnya rambut yang tersisa kondisinya sudah rontok tidak seperti orang yang sudah meninggal dua bulan.

"Kalau kejadian dua bulan tidak mungkin rambutnya sudah seperti itu, dan lagi rahangnya (tengkorak,red) itu besar seperti tengkorak laki-laki, dan giginya sudah rontok," yakinnya.

Dirinya berharap, hilangnya Astrid dapat terungkap meski dalam kondisi apapun itu dan pelakunya mendapat hukuman yang setimpal. [tmc]

Tonton videonya



Komentar Pembaca