Diduga PT BSL Kuasai Lahan, Puluhan Warga Datangi DPRD

Daerah  KAMIS, 23 JANUARI 2020 , 17:18:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Diduga PT BSL Kuasai Lahan, Puluhan Warga Datangi DPRD

Saat warga temui DPRD/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Puluhan warga kecamatan Kedurang Bengkulu Selatan (BS) datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) BS, Pasalnya Ratusan hektar tanah milik warga tersebut sudah di jual oleh makelar ke PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) tanpa ada kesepakatan yang jelas, Kamis (23/01).

Ketua DPRD BS Barli Halim mengatakan, apa yang menjadi keluhan masyarakat ini mereka tampung. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi ulang tentang perzinan PT BSL. Dan lahan milik warga yang katanya diambil PT BSL itu, jika memang pemilik tidak pernah menjual sementara perusahaan sudah mengklaim milkiknya. Maka ada kejanggalan dalam permasalahan lahan itu.

"Kami akan mencari solusi hingga permasalahan ini selesai. Jika memang ada pihak menjual lahan yang bukan miliknya, itu lain lagi ceritanya," kata Barli.

Sementara itu, Holman Ketua Komisi III DPRD BS juga angko bicara, persoalan ini langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi harus ada jalan keluar dalam menyelesaiaknnya. Hak masyarakat yang mereka tuntut harus dikembalikan. Sebab mereka tidak pernah merasa menjual lahan perkebunannya ke PT BSL.

"Masyarakat jangan dirugikan dalam urusan perkebunan ini, menyusul perusahaan tanpa ada kejelasan statusnya," imbuh Holman.

Lahan yang luasnya ratusan hektar milik warga itu, sebagian sudah dibeli oleh PT BSL, namun tidak masyarakat merasa pernah menjual lahan miliknya itu. Hal ini membuat masyarakat geram. Bahkan untuk mendapatkan haknya melapor ke DPRD. Bahkan masyarakat sudah melaporkan ke Polsek daerah setempat.

Untuk diketahui, PT BSL mendapatkan izin lokasi untuk keperluan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang lokasinya terletak di Kecamatan Pino dan Kedurang Ilir dengan luas 2034 hektar. Hal itu tercantum dalam surat keputusan Bupati nomor 100/506 tahun 2017 . Adapun lokasi yang ditentukan di Kecamatan Kedurang Ilir seluas 993 Hektar seperti, di Desa Lubuk Ladung, Air Sulau, Limus Penindaian, Padang Bindu, Nanjungan, Pagar Banyu, Sukarami dan Betungan. Sedangkan Kecamatan Pino seluas 1034 Ha terletak di Desa Gajuh, Kota Bumi dan Sebilo. [ogi]

Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 , 11:40:00