Dewan Akan Kawal Proses Mutasi Februari

Daerah  JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 00:57:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Dewan Akan Kawal Proses Mutasi Februari

Wilyan Bachtiar/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Proses pelaksanaan mutasi di lingkungan Pemkab Lebong, yang dijadwalkan dilaksanakan pada bulan Februari 2020 mendatang, akan dikawal ketat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi I DPRD Lebong, Wilyan Bachtiar, bahwa legislatif menurutnya ingin menjalankan tupoksi sebagai wakil rakyat dalam menjalankan roda pemerintahan.

Tidak dipungkirinya mutasi yang dilakukan belum lama ini patut dievaluasi mengingat banyak jabatan yang kosong.

"Mutasi itu menurut kami perlu dilakukan karena banyak jabatan yang kosong. Apalagi kita masih memiliki banyak pejabat yang berkompeten menduduki kekosongan itu," ujar Wilyan dikonfirmasi, kemarin (15/1).

Dia mencontohkan seperti jabatan eselon II di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, dan jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan) yang dalam keadaan kosong perlu diisi secepatnya.

"Perlu secepatnya diisi, karena kalau kosong kinerja di internal tidak maksimal," jelas dia.

Baca juga: Kesepakatan Hearing, Komisi I: Februari Akan Ada Mutasi Kembali

Menurutnya, bulan Februari waktu yang tepat melakukan pengisian. Hal itu sebagaimana hasil hearing pihaknya dengan tim penilai ASN belum lama ini.

"Makanya, kami desak bulan dua harus segera dilakukan pengisian. Pada prinsipnya, kami akan terus kawal proses pengajuan di Kemendagri. Harapan kita bulan dua nanti sudah diisi kembali," imbuhnya.

Lebih jauh, ia juga mengaku, tidak ada masalah dalam internal DPRD Lebong pasca ditundanya paripurna belum lama ini lantaran tidak kourum.

"Di internal tidak ada masalah. Intinya, 20 anggota DPRD tidak hadir karena kami masih perlu waktu untuk mempelajari Raperda yang diusulkan eksekutif," tambah Wilyan.

"Masa, diusulkan kemarin. Hari ini kami diminta untuk beri pandangan. Saya rasa itu tidak mungkin, apalagi ini soal Raperda menyangkut masyarakat. Jadi, kita ubah pola itu. Kita butuh waktu pelajarinya," demikian Wilyan.

Untuk diketahui, sejumlah jabatan eselon II yang kosong, yakni Sekretaris DPRD Lebong, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian, Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Lebong, Kadis Perindagkop-UKM Lebong.

Kemudian, Kepala Bappeda Lebong, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong, Kadis Nakertrans, hingga Kepala BKPSDM Lebong mengingat kepala definitif Hosen Basri akan pensiun dalam beberapa bulan kedepan. [tmc]





Komentar Pembaca