Kasus Korupsi Dana Kesra Akan Ada Tersangka Lain

Daerah  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 17:35:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Kasus Korupsi Dana Kesra Akan Ada Tersangka Lain

AKP Rahmat Hadi Fitrianto/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kasus koruptor yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang menetapkan Heriyadi sebagai tersangka, Penyidik Tipikor Polres BS pastikan akan ada tersangka lain di kasus dugaan penyelewengan dana Kesra tahun 2015 lalu itu.

Kapolres BS AKBP Deddy Nata melalui Kasatreskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dan menyelidiki kasus dengan dugaan penyelewengan dana Kesra tahun 2015 yang merugikan negara sebesar Rp 315 juta rupiah, dipastikan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

Akan tetapi untuk saat ini pihaknya belum mau memberikan keterangan identitas yang diduga ikut andil dalam kasus tersebut kepada awak media, Sebab khawatir akan ada penghilangan barang bukti.
 
"Ya kemungkinan ada satu lagi dalam kasus ini, kemungkin tersangka akan bertambah, saat ini kita masih melakukan penyelidikan," katanya.

Meski belum ingin membeberkan Inisial terlapor, namun Kasat, memastikan bahwa selain Heriadi kepala dinas Sosial BS akan ada tersangka baru.

Sekedar mengingatkan, tahun 2015 lalu di bagian Kesra sekretariat pemda BS mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 2,2 M. Namun dalam pelaksanaannya diduga ada dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sehinga penyidik tipikor Polres BS mengusutnya. Lalu dari hasil audit BPKP ada kerugian negara dalam kegiatan tersebut sebesar Rp 315 juta, hingga pada akhirnya penyidik Tipikor menetapkan 1 orang tersangka dalam kasus tersebut. [ogi]

Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 , 11:40:00