Mutasi Benteng, Adik Bupati Marah-marah Sampai Tendang Meja

Daerah  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 06:54:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Mutasi Benteng, Adik Bupati Marah-marah Sampai Tendang Meja

SC video saat kericuhan

RMOLBengkulu. Mutasi yang sebagian besar pengukuhan terhadap 238 Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng), Rabu, (15/1) kemarin ternyata sempat diwarnai kericuhan.

Berdasarkan video yang beredar, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Benteng di daerah itu, EN yang diketahui merupakan adik Bupati Benteng, Ferry Ramli, diduga tidak setuju terhadap Mutasi yang dilakukan tersebut.

Ia langsung menghampiri Kepala BKPSDM Benteng yang duduk berdekatan dengan Wakil Bupati Benteng, Septi Peryadi saat proses pelantikan. Sambil menunjuk dan mengeluarkan nada curup keras.

"Kalian tidak saling hormati lagi anak pp dimutasi," jelasnya dalam video tersebut sambil menendang meja di prosesi pelantikan yang dipimpin Wakil Bupati, Septi Peryadi

Belum diketahui pasti apa penyebab EN, sampai nekat melakukan hal tersebut, namun sempat terlontar kata tidak tahu dan terimakasih.

"Tidak tahu terimakasih," lontarnya.

Baca juga: Mutasi Lagi Di Benteng

Meskipun ada insiden tersebut, mutasi yang sebagian besar pengukuhan lantaran penyesuaian nomenklatur baru tersebut tetap dilanjutkan hingga selesai.

Sementara itu, Wakil Bupati Benteng, Septi Peryadi mengatakan, usai prosesi pelantikan mengatakan bahwa ia melaksanakan berdasarkan keputusan bupati Benteng.

"Saat pelantikan tadi ada sedikit insiden, hal seperti ini bisa terjadi dalam hal pelantikan mis komunikasi kemudian terjadi hal seperti itu," sampainya.

"Mutasi ini berdasarkan keputusan bupati mau tidak mau kita harus jalankan, karena ini sudah ditandatangani oleh pak bupati, terkait nanti ada kekeliruan perbaikan dan lain sebagainya itu ya nanti kita lihat dulu," tambah dia.

Jika memang ada kekeliruan dalam mutasi tersebut, menurutnya akan dilakukan evaluasi.

"Akan kita coba nanti dengan baperjakat lakukan penilaian apabila itu memang betul ada kekeliruan atau kesalahan itu akan kita evaluasi kedepan," tutupnya. [tmc]

Komentar Pembaca