Baru Lima OPD Sudah Input Sirup, Ini Rinciannya

Daerah  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 06:49:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Baru Lima OPD Sudah Input Sirup, Ini Rinciannya

Heri Setiawan/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sebagian besar organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebong belum menginput Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Hingga 15 Januari 2020 ini, baru 5 OPD yang sudah menginput beberapa kegiatan yang akan ditenderkan di tahun 2020 ini.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebong, Heri Setiawan mengatakan, baru lima OPD yang sudah menginput RUP ke dalam SIRUP.

"Benar, yang sudah itu Sekretariat Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kominfo SP, Dinas DPM dan PTSP, dan RSUD," ujar Heri kepada RMOLBengkulu, Rabu (15/1) siang.

Dia mengimbau, agar OPD segera percepat Input RUP di aplikasi SIRUP. Dengan harapan mempercepat proses lelang di daerah itu.

"Pada prinsipnya kita sudah siap, untuk yang sudah menginput kita tinggal menunggu kesiapan OPD masing-masing. Kalau sudah siap, kita langsung proses pelimpahan," tuturnya.

Adapun paket data RUP yang masuk ke dalam Sirup, yakni BPBD pagu Rp 10,4 Miliar sebanyak tiga paket untuk pengawasan, perencanaan, dan pembangunan Pelapis Tebing Sungai Air Kotok di Kecamatan Amen.

Kemudian, Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Lebong pagu Rp 2,3 Miliar dengan total sembilan paket. Di antaranya untuk Pengadaan Barang Hardware E-Absensi, E-Kinerja, dan E-Tukin senilai Rp 592 juta.

Selanjutnya, Pengadaan Perangkat Lunak Software (E-Absensi, E-Kinerja, dan E-Tukin) senilai Rp 544 juta, belanja E-Data Base senilai Rp 150 juta, Pemeliharaan CCTV Polres Lebong dan LCC sebesar Rp 200 juta.

Lalu, Belanja Konsultasi Perencanaan Rp 20 juta dan Pengawasan sebesar Rp 20 juta, Pembangunan Pagar Kantor dan Landscape Rp 500 juta, Belanja Modal CCTV untuk OPD Pelayanan Publik sebesar Rp 154,2 juta, serta belanja modal internet untuk empat kecamatan Rp 192 juta.

Sementara, untuk Dinas DPM dan PTSP untuk jasa penawaran kebersihan dan keamanan sebanyak dua paket senilai Rp 393 juta, RSUD satu paket penawaran kebersihan dan keamana senilai Rp 803 juta.

Terakhir, penawaran kebersihan dan keamanan di Sekretariat Daerah dengan pagu Rp 799 juta dan kebersihan dan kemanan di Masjid Sultan Abdullah dengan pagu Rp 299 juta. Itupun sudah dalam proses tender. [tmc]



Komentar Pembaca