4 Raperda Diusulkan, Bapemperda DPRD Kota Segera Bahas

Pemerintah Kota Bengkulu  RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

4 Raperda Diusulkan, Bapemperda DPRD Kota Segera Bahas

Anggota Bapemperda DPRD Kota Bengkulu, Reni Heryanti/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mencatat  setidaknya ada empat usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang telah diusulkan untuk segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Empat usulan Raperda yang diusulkan yaitu perlindungan dan akses penyandang cacat (disabilitas) yang diusulkan oleh fraksi Gerindra, Raperda anak yatim piatu dan kaum dhuafa juga dari fraksi Gerindra, Raperda ketahanan keluarga dan Raperda tentang pengelolaan zakat dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Empat usulan tersebut merupakan inisiatif dewan yang telah disampaikan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bengkulu.

Dediyanto yang mewakili fraksi PAN mengatakan bahwa pengelolaan zakat di Bengkulu memang perlu dibuat payung hukum dalam bentuk Perda. Menurutnya pengelolaan zakat di Kota Bengkulu saat ini memang sudah cukup baik, namun untuk lebih memaksimalkan pengelolaan zakat sangat diperlukan aturan tertulis yang mengikat.

"Kita usulkan Raperda pengelolaan zakat, bukan berarti pengelolaan zakat saat ini tidak baik. Artinya kalau nanti sudah ada aturan dalam bentuk Perda, pengelolaan zakat akan lebih optimal karena berpedoman pada Perda itu," kata Dediyanto kepada RMOLBengkulu, Rabu (15/01).

Dirinya khawatir jika suatu saat nanti kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) yang mewajibkan zakat bagi setiap pegawai akan terhenti Apabila tidak segera dibuat aturan yang mengikat.

"Memang saat ini sudah ada himbauan dari pemerintah untuk mewajibkan zakat bagi setiap ASN. Tapi apakah Walikota dan Wawali yang sekarang akan menjabat terus, jawabannya pasti tidak. Itulah sebabnya harus kita buat Perda yang mengatur itu agar program ini tidak terhenti," paparnya.

Sementara itu anggota Bapemperda DPRD Kota, Reni Heryanti mengaku bahwa pihaknya akan menampung terlebih dahulu semua usulan Raperda yang telah diusulkan dan akan segera dibahas.

"Memang ada empat Raperda inisiatif dewan yang telah diusulkan, ini akan kita tampung dulu. Masalah realisasinya bagaimana, nanti akan dibahas," tutup Reni. [tmc]


Komentar Pembaca