PAD 2019 Tidak Capai Target, Ini Penyebabnya

Daerah  RABU, 15 JANUARI 2020 , 04:40:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

PAD 2019 Tidak Capai Target, Ini Penyebabnya

Rudi Hartono/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Lebong tahun 2019 hanya Rp 19.980.000.000 atau 91 persen dari target sebesar Rp 22 Miliar.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Erik Rosadi melalui Kabid Pendapatan, Rudi Hartono menjelaskan, tidak tercapainya target pendapatan hingga akhir tahun 2019 ini dipicu beberapa faktor.

Di antaranya, masih adanya tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB-P2), dan lain-lain PAD yang sah tidak memenuhi target, sehingga mempengaruhi target PAD Lebong 2019.

Kemudian, habisnya masa Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejumlah tambang batu (galian C) di daerah itu, sehingga pemungutan pajak galian C tidak maksimal.

"Walaupun ada tunggakan, namun PBB-P2 menjadi penyumbang PAD paling besar setelah Pajak penerangan jalan (PPJ) yang berada urutan pertama," ujarnya, Selasa (14/1) siang.

Dia menjelaskan, untuk beberapa desa yang masih menunggak pembayaran PBB-P2 akan tetap didenda 2 persen dari nilai ketetapan PBB-P2.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 8 tahun 2013 tentang Pajak Daerah. "Untuk sementara itu laporan keseluruhan, kalau untuk per OPD masih dalam proses rekon," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca