Penunjukan CV Putra Wijaya Sebagai Pengelola Parkir Diduga Tabrak Aturan

Pemerintah Kota Bengkulu  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 19:11:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Penunjukan CV Putra Wijaya Sebagai Pengelola Parkir Diduga Tabrak Aturan

Anggota Komisi I DPRD Kota, Ariono Gumay/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Aksi puluhan juru parkir (Jukir) di Kantor DPRD Kota Bengkulu, Selasa (14/01) menyisakan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Pasalnya tuntutan para Jukir yang menolak jika pengelolaan hak parkir oleh pihak ketiga cukup masuk akal. Mengingat para Jukir merasa dirugikan akibat penunjukan sepihak pihak ketiga tersebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) dinilai menyalahi aturan ketika menunjuk CV Putra Wijaya selaku pihak ketiga untuk mengelola parkir Kota Bengkulu.

Anggota Komisi I DPRD Kota, Ariono Gumay, bahkan turut berkomentar terkait polemik yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat tersebut.

Menurutnya berdasarkan regulasi, seharusnya Dishub melakukan lelang dan terlebih dahulu melalui uji petik untuk menentukan siapa yang berhak mengelola parkir di Kota Bengkulu.

Dengan begitu tidak akan ada pihak-pihak yang merasa dirugikan sehingga aksi-aksi para Jukir seperti hari ini tidak perlu terjadi.

"Berdasarkan Permendagri, itu ada yang namanya kerjasama pemanfaatan aset. Artinya ini harus melalui lelang, ketika poin-poin itu dilanggar maka jelas ini melanggar aturan," tegas Ariono yang akrab disapa Rio ini kepada RMOLBengkulu usai mengikuti hearing bersama para Jukir di Kantor DPRD Kota, Selasa (14/01).

Ia pun mengaku bahwa dewan akan mempelajari lebih lanjut terkait dengan polemik antara para Jukir dengan Dishub ini. Pihaknya akan segera mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan untuk mengungkap fakta sebenarnya di lapangan.

"Ini pasti akan ditindaklanjuti, artinya dewan akan membahas tuntutan dari masyarakat dan akan mengevaluasi beberapa pihak terkait termasuk Dishub Kota," jelas Ariono.

Senada, Ketua Himpunan Parkir Kota Bengkulu (HPKB), Faridah mengaku bahwa pihaknya merasa tidak pernah dilibatkan oleh Dishub dalam proses pemberian hak kelola parkir pada pihak ketiga. Dirinya menyebut para Jukir sangat menentang penunjukan CV Putra Wijaya sebagai pihak ketiga oleh Dishub.

"Ini tidak adil bagi kami, kenapa harus ada pihak ketiga. Penunjukan pihak ketiga itu tidak efektif, jangan-jangan memang Dishub ini ada main di belakang," kata Faridah. [tmc]

Komentar Pembaca