Banyak Fasilitas LPJU Rusak, Diduga Ulah PO SAN

Pemerintah Kota Bengkulu  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 08:41:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Banyak Fasilitas LPJU Rusak, Diduga Ulah PO SAN

Suasana Hearing Antara Dishub Kota Dengan Komisi II DPRD Kota/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dinas perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, dalam waktu dekat akan memanggil Perusahaan Otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) langaran diduga merusak fasilitas lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Hal itu usai pihaknya memenuhi panggilan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Senin (13/1) kemarin, untuk dimintai keterangan perihal banyaknya fasilitas LPJU yang rusak.

Kabid Sarana Prasarana (Sapras) Dishub Kota Bengkulu, Hendri mengaku bahwa pihaknya memang telah menerima laporan terkait banyaknya LPJU yang rusak.

Hanya saja, ada beberapa fasilitas menjadi kewenangan Dishub Provinsi sehingga pihaknya tidak bisa memperbaiki.

"Memang benar kita sudah terima laporan terkait banyaknya LPJU yang rusak itu. Namun khusus yang di Simpang Surabaya dan Brimob, itu kewenangan pihak Provinsi. Artinya kita tidak mempunyai kewenangan untuk itu," jelas Hendri kepada awak media.

Sementara itu, terkait traffic light di KM 8 Kota Bengkulu, dirinya menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan PO SAN untuk memperbaiki agar dapat berfungsi seperti semula.

"Memang dari pimpinan (Kadis Dishub) sudah berkomunikasi dengan pihak SAN untuk memperbaiki traffic light yang rusak," ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Komisi II DPRD Kota, Indra Sukma menjelaskan, bahwa pemanggilan Dishub Kota bertujuan untuk membahas terkait banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan LPJU banyak yang rusak.

"Nanti akan kita dengarkan penjelasan dari mereka (Dishub). Kita ingin agar masalah ini ditindaklanjuti, supaya LPJU yang rusak-rusak segera diperbaiki," kata Indra.

Untuk diketahui, bahwa beberapa waktu lalu traffic light di Simpang 4, KM 8 Jalan Gedang Kota Bengkulu dikabarkan rusak. Beberapa sumber menyebut bahwa penyebab rusaknya traffic light tersebut akibat di tabrak oleh armada yang beridentitas dari PO. SAN Travel Bengkulu. Akibat kerusakan tersebut, tercatat sudah 3 kali terjadi kecelakaan di lokasi tersebut dalam waktu seminggu terakhir. [tmc]

Komentar Pembaca