Hasto Bantah Terlibat Kasus Suap, Pegiat Medsos: Buktikan Saja

Hukum  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 04:14:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Hasto Bantah Terlibat Kasus Suap, Pegiat Medsos: Buktikan Saja

Darmansyah/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kasus suap yang melibatkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mau tidak mau menyeret nama Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.

Sementara itu, publik sudah ramai 'menghakimi' Hasto karena orang dekatnya SAE dan DON yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan demikian, kata pegiat media sosial (medsos) Darmansyah, muncul sejumlah spekulasi terkait dugaan keterlibatan Hasto. Termasuk adanya desakan di media sosial agar KPK memeriksa dan jika terbukti menangkap Hasto.

Spekulasi lain yang berkembang di publik mengatakan, ada skenario untuk menyelamatkan Hasto dari persoalan ini dengan memberikan tugas baru kepada Hasto, antara lain disebut-sebut sebagai duta besar.

Sementara Hasto tetap membantah dalam kasus dugaan suap tersebut, Darmansyah menilai hal yang wajar untuk membela diri. Karena siapapun tidak ingin masuk dalam kejahatan dan akhirnya masuk penjara.

Terbukti atau tidak Hasto dalam kasus dugaan suap tersebut maka ikuti saja proses hukum. Apalagi semua pihak baik petinggi atau rakyat biasa adalah sama di hadapan hukum.

"Buktikan saja bila dirinya tidak terlibat dan Hasto datang saja memenuhi panggilan KPK jika diperlukan keterangannya. Bahkan saran saya, tak perlu menunggu panggilan KPK, Hasto datangi saja KPK untuk memberikan keterangan, biar dilihat publik bahwa Hasto memang tidak terlibat seperti pengakuan Saeful Bahri," tandasnya. [tmc]

Komentar Pembaca