Ini Kriteria Bupati Dan Wabup Yang Dicari Masyarakat

Daerah  SELASA, 07 JANUARI 2020 , 18:49:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Ini Kriteria Bupati Dan Wabup Yang Dicari Masyarakat

Para Kandidat Lebong/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, tinggal beberapa bulan lagi. Saat ini, para bakal calon sudah sibuk dengan mencari pintu dukungan partai politik.

Meski pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebong berlangsung bulan September mendatang, namun hingar bingar soal siapa sosok yang bakal maju sebagai kontestan Pilkada sudah sampai ke pelosok desa.

Selain itu, obrolan terkait pilkada dalam tataran lapisan bawah juga dirasa sangat intensif terjadi di tempat berkumpulnya warga seperti warung kopi, pangkalan, dan lain-lain akibat ditariknya kelompok masyarakat ke dalam tim pemenangan paslon.

Sebagian warga menyebutkan kriteria calon yang didambakan dalam Pilkada Lebong. Seperti yang diungkapkan Putra warga Kelurahan Turang Lalang Kecamatan Lebong Selatan.

Ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan guna fokus pada pembangunan manusia dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebong.

Ia meminta para calon bupati dan wakil bupati dapat merumuskan pola kebijakan ekonomi berasas kerakyatan. Termasuk berusaha mengembalikan perekonomian masyarakat desa yang musiman, lantaran musim tanam padi bisa dilakukan sekali dalam setahun.

"Apakah ada calon (bupati,red) yang mampu membebaskan warga dari musim paceklik," ujarnya, kepada RMOLBengkulu, Senin (6/1) siang.

Sementara itu, Reno warga Desa Lemeupit menyatakan, masyarakat menaruh harapan besar untuk para calon bupati dan wakilnya di daerah itu.

Pihaknya sangat mendambakan pemimpin yang bertanggungjawab atas rakyatnya dan daerah yang menjadi wilayah kerjanya.

"Kami menginginkan pemimpin yang bijaksana, jujur, tidak pilih kasih dan memperhatikan nasib rakyat kecil. Bisa membangun membawa perubahan. Pemimpin yang mau turun ke lapangan melihat situasi masyarakat yang dipimpinnya," jelas dia.

Sebagai masyarakat biasa, dirinya mengharapkan masyarakat Kabupaten Lebong dapat memilih pemimpin dengan berpikir sebaik-baiknya. Pilih berdasarkan hati nurani, bukan bergantung pada politik uang.

"Suara tidak perlu dibeli, sebab memberikan hak suara akan berguna untuk masa depan," tutupnya.

Untuk diketahui, Penjaringan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah oleh partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD Lebong telah berakhir.

Tercatat ada sepuluh parpol yang sudah mengantongi masing-masing balon bupati dan wabup Lebong dalam Pilkada Lebong tahun 2020 mendatang.

Dari sejumlah nama tersebut, ada beberapa kandidat yang berpeluang mendapatkan rekomendasi sepuluh parpol di daerah itu untuk maju dalam percaturan politik di Bumi Swarang Patang Stumang.

Masing-masing, Ketua DPD PAN Lebong, Kopli Ansori yang santer dikabarkan akan berpasangan dengan Wakil Bupati Lebong, Wawan Fernadez.

Lalu, Ketua DPD Nasdem Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto (REP) yang dikabarkan akan berpasangan dengan Mantan Wabup Lebong, Nasirwan Toha.

Kemudian, Mantan Bupati Lebong, Dalhadi Umar yang gencar dikabarkan akan berpasangan dengan adik ipar Bupati Lebong Rosjohnsyah, yakni Guntur yang belum lama ini dilantik menjadi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lebong.

Sedangkan, Mantan Ketua DPRD Lebong, Armansyah Mursalin sudah terlebih dahulu mendeklarasikan untuk menggandeng Sekda Kepahiang, Zamzami.

Sementara untuk beberapa kandidat lainnya yang paling berpeluang maju, yakni Anggota DPRD Lebong, Asman Mai Dolan, Anggota DPRD Lebong, Wilyan Bachtiar, dan Yusal Vedo, Putra Jaya, Edi Subroto, Selamat, serta advokat Silvia Ningsih. [tmc]



Komentar Pembaca
China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00