Penyidik Polres Rejang Lebong Tak Terburu Tangani Kasus Kematian Kartini

Daerah  KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 19:12:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Penyidik Polres Rejang Lebong Tak Terburu Tangani Kasus Kematian Kartini

AKBP Jeki Rahmat Mustika/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Hingga saat ini, penyidik Polres Rejang Lebong masih mendalami otak pelaku pembunuhan Kartini (56) warga Sukaraja Kecamatan Curup Timur yang ditemukan tewas dikediamannya pada Kamis 12 Desember 2019 lalu.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika mengatakan, dari tiga orang yang diamankan, satu diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Ek (30) sedangkan dua orang lainnya yakni Ed (30) dan Ri (30) masih berstatus saksi.

"Kita masih mendalami keterangan para saksi sambil mencari alat bukti tambahan, rencananya kita akan mendalami keterangan saksi ahli, apakah ada keterlibatan calon tersangka," kata Jeki belum lama ini.

Dia menegaskan, dalam mengungkap kasus tersebut pihaknya berhati-hari atau tidak terburu-buru dalam mengambil tindakan termasuk dalam menetapkan sesorang menjadi tersangka, dimana pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sambil mencari alat bukti tambahan, pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sejumlah pisau yang diamankan dari rumah korban untuk mengetahui adakah kecocokan darah korban, termasuk rambut yang ditemukan ditangan korban sebelumnya.

"Ada rambut, karter yang diamankan, ada pisau juga apakah disitu ada bercak darah, kita masih menunggu hasil lab itu," bebernya.

Disisi lain dia membeberkan, satu saksi berinisial Ri yang merupakan menantu korban saat ini posisinya masih dititipkan di Mapolres Rejang Lebong oleh suaminya sendiri, Ri sementara dititipkan Safe House atau rumah perlindungan Polres Rejang Lebong.

"Atas permintaan dari suaminya, untuk saksi atas nama R ini sementara waktu di Safe House kan, tapi nanti kami akan berkoordinasi dengan LPSK sebagai lembaga resmi perlindungan saksi," imbuhnya. [ogi]


Komentar Pembaca